Lombok Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan program alokasi anggaran senilai Rp1 miliar per desa per tahun sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat dari tingkatan desa.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini mengatakan program yang dibuat berbasis perencanaan desa tersebut dimulai pada tahun ini.

"Semua desa sudah punya plafon program senilai Rp1 miliar yang kami tuangkan dalam rencana kegiatan tahun 2026," ujarnya di Lombok Barat, NTB, Senin.

Zaini menyampaikan pihaknya telah menyusun usulan dari setiap desa melalui kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa, sehingga tidak ada lagi program yang muncul di luar perencanaan.

Menurutnya, program alokasi anggaran Rp1 miliar per desa per tahun menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong geliat ekonomi langsung dari akar rumput.

Baca juga: Bupati: Desa sebagai ujung tombak pembangunan di Lombok Barat

Pemerintah Lombok Barat mendorong agar alokasi Rp1 miliar per desa per tahun tersebut digerakkan hingga ke tingkat dusun. Skema ideal yang disiapkan adalah masing-masing dusun memperoleh alokasi sekitar Rp100 juta dari total anggaran tersebut.

"Kami giring masing-masing dusun mendapat bagian Rp100 juta dari plafon Rp1 miliar per desa," ucap Zaini.

Baca juga: Memutus akar persoalan sosial di NTB

Kabupaten Lombok Barat terdiri dari 122 desa yang berada di dalam 10 kecamatan. Kecamatan yang memiliki desa paling banyak adalah Kecamatan Narmada sebanyak 21 desa, Kecamatan Gunung Sari meliputi 16 desa, dan Kecamatan Lingsar terdapat 15 desa.

Bupati Zaini berharap program Rp1 miliar per desa mampu menjadi pengungkit ekonomi rakyat, menggerakkan aktivitas ekonomi di desa, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Dari desa inilah ekonomi rakyat tumbuh dan kesejahteraan masyarakat terwujud, sehingga Lombok Barat bisa terus maju, mandiri, dan berkeadilan," pungkasnya.

Baca juga: Sengketa tapak batas Lombok Barat dan Lombok Tengah rampung



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026