Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyarankan bantuan Rp1 miliar untuk melanjutkan pembangunan Masjid Jami Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

"Bantuan sebesar Rp1 miliar ini untuk melanjutkan pembangunan Masjid Jami Praya, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan fasilitas ibadah bagi masyarakat," kata Gubernur NTB Lalu M Iqbal saat acara Safari Ramadhan di Lombok Tengah, Sabtu.

Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen mendukung pembangunan sarana ibadah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk menyelesaikan pembangunan masjid ini," katanya.

Baca juga: Dari Masjid Jami' Praya: Pesan Nuzulul Qur'an Miq Iqbal untuk masa depan NTB

Ia juga memohon dukungan dan doa seluruh masyarakat agar rencana pembangunan ruas jalan Bypass Lembar–Kayangan segera terwujud. Saat ini, proyek tersebut memasuki tahap penyusunan detail engineering design (DED) sebagai langkah awal menuju pembangunan infrastruktur strategis yang diharapkan meningkatkan konektivitas antar-wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Lombok.

"Mari semua dukung program pemerintah yang dilaksanakan dalam mempercantik pertumbuhan ekonomi," katanya.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah memberikan jaminan Universal Coverage (UHC) BPJS kepada sejumlah besar masyarakat Lombok Tengah.

"Melalui program tersebut, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat memperoleh akses pengobatan cukup dengan menunjukkan KTP, sebagai bentuk kemudahan layanan kesehatan bagi masyarakat," katanya.

Baca juga: Masjid Agung Praya di Lombok Tengah terbakar

Kegiatan Safari Ramadhan ini juga diawali dengan aksi kepedulian sosial berupa pemberian santunan kepada 100 anak yatim serta penyerahan santunan jaminan kematian kepada 18 keluarga ahli waris melalui BPJS Ketenagakerjaan dengan total nilai Rp756 juta, di mana masing-masing keluarga menerima santunan Rp42 juta.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiah peringatan Nuzululqur’an yang disampaikan TGH Marif Makmun.

Dalam tausiah, ia mengajak jamaah menjadikan peringatan turunnya Al Quran sebagai pengingat agar umat Islam semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta menjadikan Al Quran sebagai pedoman kehidupan sehari-hari.

Safari Ramadhan ini menjadi kesempatan penting mempererat silaturahim antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Lombok Tengah yang lebih maju, sejahtera, dan religius.



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026