Teheran (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Sabtu menuduh Presiden AS Donald Trump salah menafsirkan kesiapan Presiden Masoud Pezeshkian untuk meredakan ketegangan di kawasan itu.
Dia memperingatkan bahwa Iran siap menghadapi AS jika itu yang diinginkan Trump.
"Jika Trump menginginkan eskalasi, justru itulah yang telah lama dipersiapkan oleh Angkatan Bersenjata kami yang Perkasa, dan itulah yang akan dia dapatkan," kata Araghchi dalam sebuah pernyataan di X.
"Tanggung jawab atas setiap peningkatan tindakan membela diri Iran sepenuhnya berada di pundak Pemerintahan AS," imbuhnya.
Baca juga: Trump klaim Iran minta maaf ke negara Timur Tengah usai serangan AS-Israel
Sebelumnya, Presiden Iran Pezeshkian mengatakan Iran tidak akan menyerang negara-negara tetangga kecuali jika mereka mengizinkan wilayah mereka digunakan untuk menyerang Iran, kata Araghchi.
Trump mengatakan bahwa serangan besar-besaran akan dilancarkan terhadap Iran pada Sabtu, dan mengancam "penghancuran total" wilayah dan kelompok orang-orang yang sebelumnya tidak dianggap sebagai target.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca juga: Trump klaim punya kandidat terbaik untuk pimpin Iran
Pewarta : Katriana
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026