Mataram (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, perputaran uang selama kegiatan Kampoeng Kuliner Ramadhan Season 2 di areal Teras Udayana, Mataram, mencapai sekitar Rp780 juta.
"Angka itu dinilai cukup tinggi untuk skala pasar takjil musiman yang difasilitasi penuh oleh pemerintah daerah," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra di Mataram, Senin.
Kondisi itu, lanjutnya, menunjukkan tren positif terhadap geliat ekonomi selama tiga pekan pelaksanaan Kampoeng Kuliner Ramadhan, di tengah banyaknya titik-titik dan promosi lokasi bulan puasa.
Perputaran uang yang mencapai Rp780 juta tersebut berdasarkan hasil evaluasi terhadap 40 tenan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam kegiatan itu.
Baca juga: 500 pengunjung setiap hari serbu Kampoeng Kuliner Ramadhan Mataram
Dalam sehari satu tenan mendapatkan omzet rata-rata sekitar Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta. Meskipun sempat dihantam cuaca ekstrem pada awal Ramadhan, konsistensi pengunjung mulai stabil seiring membaiknya cuaca dalam sepekan terakhir.
"Alhamdulillah, hampir tiap malam ada kegiatan hiburan dan tingkat kunjungan cukup tinggi dengan rata-rata kunjungan hingga 1.500 orang," katanya.
Karena itu, jika dihitung dengan partisipasi 40 pelaku UMKM selama 13 hari pelaksanaan aktif dan berakhir pada 8 Maret 2026, total perputaran uang di lokasi tersebut mencapai angka fantastis yakni Rp780 juta.
Di sisi lain, pihaknya tidak menampik adanya keluhan dari sejumlah pedagang yang merasa suasana tahun ini sedikit berbeda dibanding tahun lalu.
Baca juga: Kampoeng Ramadhan Mataram dorong masyarakat jadi UMKM mandiri
Namun, hal tersebut terjadi karena semakin banyaknya pilihan lokasi bagi masyarakat untuk berburu takjil di Kota Mataram.
Seperti di eks Bandara Selaparang dan Lapangan Pagutan Permai juga rutin dan ramai pengunjung, begitu juga di sepanjang Jalan Majapahit.
"Masyarakat sekarang punya banyak pilihan untuk berburu takjil," katanya.
Namun demikian, Kampoeng Kuliner Ramadhan dinilai mampu menarik kunjungan masyarakat dengan memberikan aneka takjil dan paket kuliner lengkap Nusantara dengan suasana yang nyaman.
Apalagi, kegiatan dengan adanya pendukung seperti talkshow dan hiburan musik religi setiap malam, para pengunjung mendapat hiburan musik religi. Bahkan ada juga lomba mewarnai anak-anak dengan tema Islami, lomba azan subuh, hingga ajang pencarian bakat Kampoeng Idol dan fashion show.
"Strategi itu terbukti efektif menarik minat masyarakat berkunjung, terutama pada akhir pekan. Kami juga menyiapkan meja dan kursi untuk pengunjung yang ingin berbuka puasa di Kampoeng Kuliner Ramadhan," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026