Mataram (ANTARA) - Perum LKBN ANTARA Biro Nusa Tenggara Barat (NTB) melanjutkan kerja sama pemberitaan tahun kedua dengan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) sebagai bagian dari upaya memperkuat publikasi capaian akademik dan pengembangan kampus kepada masyarakat luas.
Komitmen melanjutkan kemitraan tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Caffe Kebalen, Kota Mataram, Senin (10/3), yang dihadiri pimpinan kampus, mitra media, serta jajaran Perum LKBN ANTARA Biro NTB.
Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A, mengatakan kerja sama pemberitaan dengan ANTARA menjadi langkah penting bagi kampus swasta untuk memperkuat branding serta menyampaikan berbagai capaian akademik kepada publik.
“Bagi perguruan tinggi swasta seperti kami, publikasi sangat penting. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut agar berbagai kegiatan positif di kampus bisa diketahui masyarakat luas,” ujarnya.
Baca juga: Rektor UMMAT raih doktor, Soroti dampak talaq telu bagi perempuan Sasak
Menurut dia, dalam beberapa waktu terakhir UMMAT meraih sejumlah prestasi akademik tingkat nasional. Salah satunya memperoleh empat piagam penghargaan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), termasuk kategori perguruan tinggi swasta dengan capaian unggul terbanyak.
Selain itu, UMMAT juga meraih peringkat ketiga nasional dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan penilaian Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Abdul Wahab juga mengungkapkan bahwa UMMAT menjadi salah satu perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat yang diundang menghadiri pertemuan nasional bersama Prabowo Subianto di Jakarta, yang mempertemukan pimpinan perguruan tinggi negeri, swasta, serta para guru besar dari seluruh Indonesia.
“Untuk NTB hanya dua perguruan tinggi yang diundang dalam pertemuan tersebut, sehingga kami mendapatkan banyak informasi terkait arah pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia,” katanya.
Baca juga: Manfaatkan AI, UMMAT perkuat daya saing dosen di jurnal Internasional bereputasi
Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa fokus penelitian UMMAT diarahkan pada pengembangan daerah, khususnya di NTB, agar hasil riset kampus dapat memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat.
Dari sisi pengembangan akademik, UMMAT terus memperluas program studi. Setelah sebelumnya membuka Fakultas Kedokteran, kini kampus tersebut juga menghadirkan program studi profesi Apoteker.
Saat ini, kata dia, terdapat tujuh program studi di UMMAT yang telah meraih status unggul. Kampus tersebut juga tengah mengajukan akreditasi unggul untuk tingkat institusi.
“Kami sedang dalam proses pengajuan akreditasi unggul institusi. LLDIKTI juga mendorong agar UMMAT menjadi perguruan tinggi swasta pertama di NTB yang meraih status unggul,” katanya.
Baca juga: Mahasiswa internasional UMMAT ajak pelajar dan mahasiswa Bima bangun wawasan global
Ia menambahkan, dari sekitar 55 perguruan tinggi swasta di NTB, belum ada yang memperoleh akreditasi unggul pada tingkat institusi.
Melalui kerja sama pemberitaan dengan ANTARA NTB, pihaknya berharap berbagai capaian dan perkembangan kampus dapat dipublikasikan secara luas sehingga memperkuat eksistensi UMMAT di tingkat regional maupun nasional.
“Insya Allah jika akreditasi unggul institusi dapat diraih, UMMAT akan semakin berkembang dan memberi kontribusi lebih besar bagi pendidikan di NTB,” ujarnya.
Baca juga: Kampus UMMAT integrasikan teori dan praktik lewat Diamond Mining Camp 2026
Baca juga: STKIP Tamsis Bima-UMMAT hadirkan program Internasional GCIIP 2026 di Bima
Baca juga: UMMAT tambah guru besar bidang Reading in ELT
Pewarta : M. Akbar
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026