Lombok Timur (ANTARA) - Polres Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) membentuk empat pos pengamanan (pospam) lebaran dalam rangka mendukung arus lalu lintas mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Ini untuk meningkatkan pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas, terutama di sejumlah titik yang ramai dilintasi kendaraan pada saat libur lebaran," kata Kasatlantas Polres Lombok Timur AKP Rachman di Lombok Timur, Selasa.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan untuk melayani dan mengamankan pergerakan pemudik di lembaran 2026.

"Ada empat titik utama yang akan kami dirikan pos pengamanan, yaitu di Pancor, Pelabuhan, Lenek, dan Terara. Kami juga menyiagakan tim mobile untuk berpatroli di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan," ujarnya.

Baca juga: Mudik gratis 2026! 320 tiket kapal Lombok-Surabaya disediakan pemerintah

Setiap pos pengamanan nantinya akan diisi oleh personel gabungan terutama dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas), untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta memberikan pelayanan.

Penetapan titik-titik pos pengamanan ini juga mempertimbangkan kebijakan libur panjang yang telah ditetapkan pemerintah pusat. 

"Dengan durasi libur yang panjang, potensi pergerakan mudik diprediksi akan merata dan tidak terpusat pada satu waktu puncak saja," katanya.

Baca juga: Menjaga nyawa di jalan pulang

Ia mengatakan arahan dari pusat soal libur lebaran, mulai dari mudik gelombang pertama, kedua, hingga arus balik. Libur panjang ini membuat potensi pelaksanaan mudik lebih menyebar, sehingga puncaknya tidak terkumpul di satu titik saja.

"Puncak libur lebaran ini tidak di satu titik, diprediksi menyebar di semua wilayah di Lombok Timur khususnya," katanya.

Meskipun puncak arus tahun diprediksi lebih landai, Polres Lombok Timur tetap melakukan persiapan maksimal untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. 

"Kami tetap melakukan persiapan segalanya, terutama personel dan sarana prasarana di pos pengamanan mudik," katanya.

Baca juga: Tajuk ANTARA NTB - Mudik di NTB: Antara harga dan nyawa

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik untuk tetap berhati-hati dan mengecek kendaraan yang digunakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi di jalan raya.

"Kendaraan yang digunakan agar di cek dan tetap mematuhi aturan lalu lintas supaya tetap selamat dalam perjalanan," katanya.

Baca juga: Mudik 2026 lebih hemat, Tiket pesawat didiskon hingga 18 persen



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026