Lombok Tengah (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan pihaknya telah menerapkan Manager On Duty (MOD), sehingga pelayanan selama libur lebaran atau Idul Fitri 1447 hijriah tetap maksimal selama 24 jam.
"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelayanan selama libur lembaran. Kami tetap siaga memberikan pelayanan yang maksimal," kata Direktur Utama RUSD Praya Dokter Mamang Bagiansyah di Lombok Tengah, Selasa.
Ia mengatakan persiapan pelayanan telah dilakukan dengan baik dalam menjamin optimasi pelayanan kesehatan khususnya rujukan selama libur panjang dalam rangka hari raya Idhul Fitri.
"Artinya petugas kami siap memberikan pelayanan selama 24 jam," katanya.
Ia mengatakan komitmen tersebut sesuai dengan surat edaran dari perhimpunan rumah sakit swasta Indonesia diminta kepada semua rumah sakit untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan selama libur lebaran.
Baca juga: RSUD Praya gratiskan ambulans jenazah untuk warga Lombok Tengah
Kemudian memastikan stok obat di rumah sakit tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.
"Pelayanan di IGD tetap siap, jika ada warga yang membutuhkan pelayanan," katanya.
Kemudian untuk pelayanan pada poli kesehatan atau rawat jalan akan dilakukan penyesuaian seperti yang telah dilaksanakan di tahun sebelumnya.
"Contoh untuk pemberian obat kemungkinan ditambah bagi pasien, sehingga saat melakukan kontrol setelah libur panjang ini selesai," katanya.
Baca juga: RSUD Praya Lombok Tengah terapkan kamar rawat inap standar Kemenkes
"Tapi kami akan rapat koordinasi dulu untuk skema pelayanan di poli kesehatan tetap buka atau tidak," katanya.
Ia mengatakan untuk penambahan petugas medis selama pelayanan kesehatan libur lebaran tersebut tidak ada atau tetap sama seperti pelayanan sebelumnya.
"Untuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang disiapkan tetap sama baik itu dokter, perawat maupun petugas lainnya. Jika ada kejadian luar biasa, baru dilakukan oleh tim," katanya.
Baca juga: RSUD Praya Loteng berikan klarifikasi motor pengunjung yang hilang dicuri
Ia berharap kepada masyarakat untuk tetap menjaga pola makan pasca lebaran, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
"Semoga tidak ada warga yang sakit, itu harapan, kami tetap siap memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal," katanya.
Pemerintah telah menetapkan libur nasional dan cuti bersama lebaran dimulai 18- 27 Maret 2026.
Baca juga: Parkir RSUD Praya diperluas, Pemkab Loteng siapkan Rp17 Miliar
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026