Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memberikan bantuan Lebaran kepada 2.411 satuan tugas (satgas) sebagai bentuk semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026.
Bantuan Lebaran tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Mataram Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman kepada sejumlah perwakilan satgas di Mataram, Kamis.
Wali kota Mohan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meringankan kebutuhan para Satgas menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
"Bantuan itu bersumber dari zakat yang dihimpun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mataram dari para muzaki, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Mataram," katanya.
Wali kota mengatakan dana yang terkumpul merupakan wujud keikhlasan para muzaki yang mempercayakan pengelolaannya kepada Baznas agar dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Kami berharap bantuan yang diterima bisa membantu memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran serta memberikan manfaat yang nyata," katanya.
Dalam kesempatan itu ia mengapresiasi jajaran Baznas Kota Mataram yang dinilai telah berupaya memaksimalkan fungsi pengelolaan zakat, sehingga dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu dia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, terutama di bulan suci Ramadhan yang menjadi momentum untuk memperkuat nilai solidaritas dan saling membantu.
Ketua Baznas Kota Mataram Djaswad mengatakan besaran bantuan yang diberikan secara simbolis kepada satgas tersebut masing-masing mendapatkan uang tunai Rp250.000.
"Jumlah bantuan itu meningkat dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp150.000 per orang. Tahun ini, Alhamdulillah naik menjadi Rp250.000," katanya.
Menurutnya, bantuan satgas khusus diberikan dari lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Satgas Dinas Sosial, dengan total sekitar 1.300 orang.
Baca juga: Pemkot Mataram membatasi cuti Lebaran ASN maksimal 5 persenper OPD
Sementara sisanya dari total 2.411 penerima bantuan Lebaran, merupakan cleaning service, tenaga honorer yang belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, marbot, guru ngaji, asuhan keluarga dan lainnya.
Sebelumnya dua hari lalu Baznas juga sudah menyalurkan zakat kepada masyarakat fakir miskin melalui pemerintah kelurahan di Kota Mataram.
Bantuan tersebut telah disalurkan ke 50 kelurahan berdasarkan data yang dihimpun masing-masing lurah. Jumlah penerima di setiap kelurahan bervariasi, mulai dari 100 hingga 200 orang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Baca juga: Idul Fitri 2026 kurang berapa hari lagi? Ini hitungannya per 12 Maret
Melalui penyaluran zakat diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Mataram menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Total anggaran zakat yang kami salurkan selama Ramadhan 1447 Hijrah sebesar Rp3,9 miliar," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026