Mataram (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 851.131 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 10 kabupaten/kota sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Penyaluran perdana bantuan pangan alokasi Februari dan Maret tersebut dilaksanakan di Kota Mataram pada Jumat (13/3) dan menjadi titik awal distribusi sebelum diperluas ke seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB Rizal P Sukmaadijaya mengatakan program bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang momentum hari besar keagamaan.

"Alhamdulillah hari ini kita meluncurkan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari dan Maret di wilayah Kota Mataram. Selanjutnya penyaluran akan kita lanjutkan ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi NTB," katanya.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan bantuan pangan yang disalurkan di NTB mencapai sekitar 17.000 ton beras serta sekitar 3,4 juta liter minyak goreng yang akan diberikan kepada para penerima manfaat sesuai data yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Rizal, percepatan penyaluran bantuan pangan dilakukan karena berdekatan dengan dua hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok.

"Dengan kondisi yang mendekati hari besar keagamaan, khususnya Nyepi dan Idul Fitri, kami melakukan percepatan distribusi agar masyarakat dapat terbantu dalam mendapatkan sembako, terutama beras dan minyak goreng," ujarnya.

Baca juga: Bulog NTB pastikan stok beras dan minyakita aman hingga akhir 2026

Dalam program tersebut, setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh dua karung beras masing-masing seberat 10 kilogram serta dua kemasan minyak goreng sebagai bantuan pangan pemerintah.

Bulog NTB menargetkan seluruh proses distribusi bantuan pangan tersebut dapat selesai pada awal April 2026 sehingga masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut sebelum memasuki puncak kebutuhan menjelang Idul Fitri.

"Insya Allah kita upayakan di awal April seluruh penyaluran sudah selesai sehingga bantuan dapat diterima masyarakat tepat waktu,” kata Rizal.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kota Mataram H. Lalu Martawang menyampaikan apresiasi atas program bantuan pangan yang disalurkan pemerintah melalui Bulog untuk membantu masyarakat menjelang Idul Fitri.

Baca juga: Bulog NTB mobilisasi beras dan jagung ke Bali-NTT untuk jaga stok

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya.

"Hari ini Pemerintah Kota Mataram bersama Bulog melaksanakan launching pelepasan bantuan pangan bagi masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga yang membutuhkan," katanya.

Ia berharap bantuan pangan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan dan kebahagiaan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Di Kota Mataram sendiri, bantuan pangan pemerintah akan disalurkan kepada 46.983 keluarga penerima manfaat yang tersebar di enam kecamatan, 50 kelurahan, dan 325 lingkungan.

Pemerintah berharap program bantuan pangan tersebut tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di daerah menjelang perayaan hari besar keagamaan.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026