Mataram (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat melibatkan sekitar 850 personel dalam pengamanan pawai Ogoh-ogoh yang menjadi rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

"Jadi, untuk parade Ogoh-ogoh ini, kurang lebih yang diturunkan 850 personel. Ini gabungan TNI dan sejumlah instansi pemerintahan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Mataram AKP Muhammad Puteh di Mataram, Selasa.

Ia memaparkan dari 850 personel tersebut, Polresta Mataram menerjunkan 350 personel gabungan sejumlah satuan kerja, di antaranya dari samapta, reserse kriminal, intelijen dan lalu lintas.

"Ada juga BKO Polda NTB sebanyak 250 personel. Dari TNI 90 personel dan sisanya dari instansi terkait," ucap dia.

Baca juga: Nyepi dan Lebaran beririsan, Takbiran di Mataram dibatasi

Ia menjelaskan, ada sejumlah personel yang mendapat tugas melekat dalam iring-iringan peserta pawai.

"Tugas pengaturan lalu lintas, pengalihan jalur juga sudah dibagi. Ada juga rekan-rekan intelijen dan reserse yang menyebar untuk deteksi dini, pencegahan," ujarnya.

Dari penanggalan Masehi, perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1948 jatuh pada Kamis (19/3). Pawai Ogoh-ogoh yang menjadi rangkaian perayaan berlangsung sehari sebelumnya, Rabu (18/3).

Berdasarkan hasil pertemuan di Pemerintah Kota Mataram yang turut melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mataram, pawai Ogoh-ogoh akan berlangsung di sepanjang Jalan Pejanggik.

Dari penetapan jalur parade tersebut, Polresta Mataram menyiapkan sejumlah pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas.

Salah satunya melakukan penutupan jalur kendaraan di sepanjang Jalan Pejangik, mulai dari simpang empat Islamic Center hingga dan berakhir di Taman Mayura.

Baca juga: Sebanyak 105 Banjar Mataram siap ramaikan pawai ogoh-ogoh Nyepi 2026
Baca juga: Ratusan petugas di Mataram dikerahkan hadapi sampah ogoh-ogoh & takbiran
Baca juga: Sebanyak 122 peserta meriahkan lomba ogoh-ogoh mini di Mataram


Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026