Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tematik kebencanaan dalam rangka memperkuat mitigasi bencana di daerah setempat.
"Ada lima persoalan yang harus dilaksanakan dalam membangun sektor kebencanaan di Lombok Tengah," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Lombok Tengah Lalu Wiranata saat acara musrenbang tematik kebencanaan sebagai usulan RKPD 2027 Kabupaten Lombok Tengah, Selasa.
Ia mengatakan lima persoalan yang harus diselesaikan dalam memperkuat mitigasi bencana tersebut, di antaranya penyelesaian sarana dan prasarana mitigasi bencana yang masih terbatas, peningkatan kompetensi petugas dan jumlah sumber daya manusia (SDM).
Baca juga: Serap aspirasi, Pramusrenbang digelar di Lombok Tengah
Selain itu, dokumen kebencanaan berupa program kegiatan dan belum semua desa menjadi desa tanggung bencana.
"Total desa tanggung bencana di Lombok Tengah baru 54 desa dan tahun ini harus diselesaikan, agar semua desa menjadi desa tanggung bencana," katanya.
Ia mengatakan persoalan yang terjadi, juga karena integritas program lintas sektoral belum maksimal seperti program dari pemerintahan pusat maupun provinsi dan kabupaten.
"Program dari pemerintah pusat dan daerah itu seharusnya terintegrasi, sehingga dapat mengurangi resiko bencana," katanya.
Baca juga: Wabup Lombok Tengah ajak OPD mempromosikan desa wisata
Ia mengatakan dengan adanya kegiatan musrenbang tematik ini dapat meningkatkan mitigasi bencana di Lombok Tengah.
"Kegiatan ini sebagai langkah strategis mengintegrasikan isu pengurangan risiko bencana ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah," katanya.
Dalam kegiatan tersebut difokuskan untuk menyelaraskan berbagai program dan kebijakan pengurangan risiko bencana (PRB) dengan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2027.
Berdasarkan data kejadian bencana di wilayah Lombok Tengah berpotensi mengalami sejumlah bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, gempa bumi dan angin kencang.
"Ada lima bencana yang dominan terjadi di Lombok Tengah seperti yang disampaikan BPBD Lombok Tengah," katanya.
Baca juga: Musrembang mempercepat pemulihan ekonomi Lombok Tengah
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026