Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar kegiatan halal bihalal bersama dengan kepala daerah, pejabat, dan keluarga besar pegawai di lingkup pemerintah setempat di halaman Kantor Wali Kota Mataram, di Mataram, Rabu.
Kegiatan itu menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim sekaligus memperkuat soliditas internal birokrasi pascabulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana yang hadir langsung dalam kegiatan halal bihalal bersama itu menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh pegawai yang hadir.
"Di momentum yang fitri ini, saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," katanya.
Baca juga: Fitrah yang menghidupi sesama
Dalam kesempatan itu, wali kota menyampaikan terima kasih kepada Sekda Kota Mataram H Lalu Alwan Basri yang telah mengelola kebutuhan-kebutuhan para pegawai sehingga tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 dapat berjalan lancar dan seluruhnya memperoleh haknya.
Selain itu, wali kota juga mengapresiasi kinerja seluruh jajaran yang telah menjaga stabilitas dan kondusivitas Kota Mataram selama rangkaian hari besar keagamaan yang berlangsung secara beriringan.
Pihaknya bersyukur seluruh kegiatan kemasyarakatan, baik yang bersifat budaya maupun keagamaan seperti ogoh-ogoh, Nyepi, hingga takbiran, dapat berjalan dengan baik, khidmat, dan saling menghormati.
"Kondisi itu menjadi cerminan harmonisasi kehidupan beragama di Kota Mataram," katanya.
Baca juga: Tajuk ANTARA NTB : Berkah Lebaran dan denyut ekonomi rakyat NTB
Dikatakan, halal bihalal lebih dari sekadar tradisi tahunan karena dapat menjadi ruang refleksi bersama bagi seluruh pegawai Pemerintah Kota Mataram untuk memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat.
Interaksi yang cair dan penuh kekeluargaan diharapkan mampu membangun energi kolektif yang positif dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Dengan mengedepankan nilai kesederhanaan dengan melibatkan usaha mikro kuliner lokal, kegiatan itu sekaligus menegaskan kekuatan utama birokrasi terletak pada solidaritas dan kebersamaan.
Dari suasana yang sederhana, tumbuh komitmen bersama untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Karena itu penting untuk menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan publik," katanya.
Kegiatan halal bihalal Pemerintah Kota Mataram tersebut digelar secara sederhana dengan melibatkan pelaku usaha kuliner dengan menyajikan sekitar 6.008 nasi bungkus dan makan bersama secara lesehan usai salam-salaman.
Kesederhanaan ini justru mempertegas nilai kebersamaan dan kedekatan emosional sebagai satu keluarga besar Pemerintah Kota Mataram.
Baca juga: Dua makam keramat di Mataram jadi pusat Lebaran Topat 2026
Selain dihadiri ribuan pegawai, kegiatan halal bihalal juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman, Sekretaris Daerah Kota Mataram HL Alwan Basri, Ketua TP PKK Kota Mataram Hj Kinnastri Mohan Roliskana, Ketua GOW Kota Mataram Hj Waridah Mujiburrahman, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mataram Hj Lale Rasminingsih Alwan Basriidan turut hadir jajaran Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah hingga tenaga teknis.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatik (Diskominfo) Kota Mataram HM Ramadhani mengatakan, halal bihalal bersama dilaksanakan karena tahun ini Pemerintah Kota Maaram meniadakan kegiatan "open house" di kediaman wali kota, wakil wali kota, dan sekretaris daerah.
Kebijakan itu diambil langsung Wali Kota Mataram dengan membawa pesan utama berupa kesederhanaan, efisiensi biaya, dan penguatan rasa kebersamaan antar pegawai dan pimpinan daerah.
"Jika pada tahun-tahun sebelumnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta Sekretaris Daerah menggelar open house terpisah di kediaman masing-masing. Tapi, tahun ini konsep itu tidak diterapkan lagi, dan diganti dengan halal bihalal bersama," katanya.
Baca juga: Denyut Lebaran di ruang kota
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026