Dompu (ANTARA) - Sebanyak 107 ekor sapi potong asal Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dipasok ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi peternak lokal.
Pengiriman perdana tersebut dilepas langsung oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus di Desa Mbawi, Kamis, dengan menggunakan lima unit truk tronton menuju ibu kota.
Bupati Dompu mengatakan, sektor peternakan khususnya sapi potong, menjadi salah satu pilar utama penggerak ekonomi masyarakat sekaligus penopang ketahanan pangan daerah.
"Pengiriman ini menunjukkan bahwa pasar luar daerah, termasuk Jakarta, mempercayai kualitas ternak Dompu. Kepercayaan ini harus terus dijaga, baik dari sisi kualitas bibit, bobot, maupun peningkatan kuantitas setiap tahun," ujarnya.
Baca juga: Vaksinasi penyakit mulut dan kuku dipusatkan di Dompu
Ia menyebutkan, populasi sapi di Kabupaten Dompu saat ini mencapai sekitar 189 ribu ekor dan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, seiring dengan penguatan sistem pembibitan dan pengembangan ternak.
Menurutnya, capaian tersebut menjadikan Dompu sebagai salah satu daerah rujukan bagi wilayah lain dalam pengembangan sektor peternakan.
Politisi Gerindra itu juga, mengapresiasi peran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu dalam memberikan pendampingan kepada peternak sehingga mampu menjaga kualitas dan produktivitas ternak.
"Usaha peternakan, khususnya sapi potong, diharapkan tetap menjadi andalan daerah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Baca juga: Bupati Dompu sampaikan capaian dan programnya pada momen Idu Adha
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Ilham mengatakan sapi yang dikirim berasal dari kelompok tani ternak “Muncul Baru” di Desa Mbawi.
Ia menyebutkan, pengiriman ke Jakarta tersebut merupakan yang kelima kalinya dilakukan oleh kelompok peternak setempat, dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu pekan.
"Pengiriman ini menjadi bukti keberlanjutan akses pasar peternak Dompu ke tingkat nasional," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Dompu kirim 12 ribu ekor sapi keluar daerah jelang Idul Adha
Ilham menambahkan, kondisi kesehatan ternak dipastikan aman karena Kabupaten Dompu telah berstatus zona hijau penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Dengan status tersebut, ternak yang dikirim dipastikan sehat dan memenuhi standar pengiriman antar daerah," katanya.
Ia berharap, pengiriman ini tidak hanya memperkuat pasokan hewan kurban nasional, tetapi juga meningkatkan pendapatan peternak serta memperkokoh posisi Dompu sebagai salah satu sentra sapi potong di Nusa Tenggara Barat.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026