Mataram (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat mendukung upaya Museum NTB mempromosikan budaya dan pariwisata provinsi itu melalui pameran di Australia.

"Pameran ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan wastra Lombok secara lebih luas. Kita ingin budaya NTB tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing dan diapresiasi di tingkat internasional," kata Ketua Dekranasda NTB, Sinta Agathia di sela menerima kunjungan Kepala Museum Negeri NTB, Ahmad Nuralam di Mataram, Kamis.

Ia menilai pameran di Australia ini momentum strategis untuk memperkenalkan wastra Lombok ke tingkat global sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di mata dunia.

Baca juga: Wastra Sasak mendunia! Museum NTB bawa 6 artefak ke pameran Internasional di Australia

Untuk itu promosi budaya melalui wastra merupakan bagian penting dalam mendukung visi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan NTB Makmur dan Mendunia.

Pemerintah Provinsi NTB berharap inisiatif ini tidak hanya memperluas pengenalan budaya, tetapi juga berdampak pada peningkatan nilai ekonomi kreatif daerah melalui produk wastra.

Sementara itu, Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam mengatakan pameran tersebut merupakan bagian dari kerja sama internasional sekaligus bentuk diplomasi budaya antara Museum NTB dan The Art Gallery of South Australia (AGSA).

"Ini bukan sekadar pameran, tetapi bagian dari diplomasi budaya. Kita ingin menunjukkan bahwa warisan budaya NTB memiliki daya tarik kuat di tingkat global," ujarnya.

Baca juga: Museum NTB: Wastra Lombok-Bali tembus panggung internasional

Pameran tersebut mengangkat tema Lombok dan Bali, serta dirangkaikan dengan peluncuran buku berjudul Two Islands, One Thread: Textiles of Lombok & Bali. Dalam kegiatan tersebut, Museum NTB akan menampilkan sekitar enam koleksi wastra unggulan.

Menurut Ahmad Nuralam, masyarakat di Adelaide, Australia, memiliki ketertarikan terhadap warisan budaya Lombok dan Bali, bahkan sejumlah koleksi terkait telah menjadi bagian dari koleksi AGSA.

Lebih lanjut, pihak AGSA juga telah menyampaikan undangan resmi kepada Ketua Dekranasda NTB untuk menghadiri pameran dan simposium yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Undangan serupa turut disampaikan kepada Gubernur NTB.

Baca juga: Museum NTB diundang ke Australia, Wastra Lombok tembus panggung Internasional



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026