Mataram (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kombes Pol. Hendro Purwoko minta masyarakat tetap waspada saat pergi wisata pada momentum Lebaran Topat.
"Kami berharap masyarakat tetap waspada, jaga keselamatan diri dan keluarga, terutama anak-anak agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kombes Pol. Hendro di Mataram, Sabtu.
Lebaran Topat merupakan tradisi dari masyarakat suku Sasak di Pulau Lombok yang terlaksana satu pekan usai Hari Raya Idul Fitri.
Masyarakat merayakannya dengan pergi berziarah ke makam dan melancong ke tempat wisata sambil menyantap bekal ketupat.
Baca juga: Jelang Lebaran Topat, Polisi bersihkan Pantai Loang Baloq Mataram
Pada momentum ini, kerap terjadi kunjungan objek wisata dan tempat ziarah makam yang membludak hingga berdampak pada kemacetan arus lalu lintas.
Polresta Mataram telah mengantisipasi hal tersebut dengan menyiapkan sejumlah strategi pengamanan di lokasi kunjungan dan pengaturan arus lalu lintas.
Selain pengalihan arus lalu lintas, pihak kepolisian juga melakukan penyekatan di sejumlah titik jalur menuju objek tujuan masyarakat merayakan Lebaran Topat.
Baca juga: Lebaran Topat mendekat, titik macet Mataram dipetakan
Kapolresta mengatakan jumlah personel yang kini dikerahkan mencapai seribu personel lebih, yang merupakan gabungan personel Polri, TNI, Dishub, Basarnas, serta Dinas Kesehatan Kota Mataram.
"Untuk personel Polresta Mataram sendiri, kita siapkan sekitar 566 personel, sisanya merupakan dukungan dari Polda NTB, Brimob, TNI, Dishub, Basarnas, dan Dinas Kesehatan," ujarnya.
Perayaan Lebaran Topat di Kota Mataram, tetap dipusatkan di dua lokasi, yakni Pantai Loang Baloq dan Pantai Bintaro.
Dengan kesiapan personel dan sinergi lintas sektoral, Polresta Mataram optimistis perayaan Lebaran Topat tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Baca juga: Lebaran Topat detak budaya Mataram
Baca juga: Odong-odong dilarang angkut penumpang saat Lebaran Topat
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026