Mataram (ANTARA) - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan kuota awal pendakian ke Gunung Rinjani telah penuh seiring tingginya minat wisatawan dalam memanfaatkan momen libur panjang pada awal April 2026.

"Sekitar 3.000 calon pendaki sudah memesan tiket melalui aplikasi E-Rinjani. Pada pekan-pekan awal pembukaan jalur pendakian, kuota sudah penuh," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiaristo saat ditemui dalam acara Festival Rinjani Begawe di Mataram, Sabtu.

Balai TNGR secara resmi membuka kembali jalur pendakian ke Gunung Rinjani mulai 1 April 2026, setelah sebelumnya sempat ditutup sejak 1 Januari hingga 31 Maret.

Astekita mengatakan lonjakan peminat wisata pendakian dipengaruhi kerinduan mereka untuk kembali mendaki Gunung Rinjani usai masa penutupan panjang selama tiga bulan untuk pemulihan ekosistem dan faktor keselamatan akibat cuaca ekstrem.

"Jalur utara sekitar 400 kuota pendaki sudah penuh semua. Tanggal 3-5 April 2026 libur panjang," ucap dia.

Baca juga: Pendakian Gunung Rinjani dibuka mulai 1 April 2026

Pada 2026, Balai TNGR memperkenalkan program inovasi Rinjani 7.0 berupa tujuh inovasi untuk memperkuat sistem keselamatan pendakian, seperti penggunaan alat pelacak, komunikasi terpadu seluruh kawasan di sekitar Gunung Rinjani, hingga layanan pusat komando.

"Rinjani 7.0 adalah tujuh inovasi penguatan sistem keselamatan pendakian berbasis data dan teknologi," ujar Astekita.

Sepanjang tahun 2025, Balai TNGR mencatat nominal Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kawasan wisata Gunung Rinjani mencapai Rp25,92 miliar dan total perputaran uang sebesar Rp182,05 miliar.

Baca juga: Lombok Timur perkuat pariwisata berkelanjutan lewat perda baru

Jumlah kunjungan wisata pendakian tercatat sebanyak 80.214 orang yang terdiri dari wisatawan mancanegara 43.236 orang dan wisatawan domestik sebanyak 36.978 orang.

Sedangkan, jumlah kunjungan wisata non-pendakian mencapai 52.108 orang yang terdiri dari wisatawan domestik sebanyak 51.311 orang dan wisatawan mancanegara 797 orang.

Balai TNGR mengimbau wisatawan untuk selalu mematuhi seluruh prosedur pendakian, melakukan pemesanan tiket secara resmi melalui aplikasi E-Rinjani, dan menjaga kelestarian kawasan selama beraktivitas di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026