Mataram (ANTARA) - Aparat kepolisian menyelidiki penyebab rumah toko (ruko) gudang oli yang berlokasi di pinggir Jalan Koperasi, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terbakar.
Kepala Kepolisian Sektor Ampenan Kompol Ahmad Majmuk di Mataram, Senin, mengatakan pihaknya kini sedang mengumpulkan informasi lapangan terkait penyebab ruko tempat penyimpanan oli tersebut terbakar.
"Lokasi kejadian sudah kami amankan dengan memasang garis polisi dan memastikan situasi sekitar TKP dalam keadaan aman dan kondusif," katanya.
Baca juga: Damkarmat usulkan pengadaan APD petugas pemadam kebakaran di Mataram
Dari pemeriksaan saksi, dugaan sementara penyebab kebakaran karena konsleting listrik akibat stavolt komputer yang berada di area belakang gudang meledak hingga menimbulkan percikan api.
"Percikan api ini yang kemudian menyambar stok oli yang ada di gudang sehingga membuat api cepat membesar dan membakar seluruh bangunan," ucap dia.
Baca juga: Mataram butuhkan peremajaan mobil pemadam kebakaran
Peristiwa kebakaran itu diketahui karyawan ruko sekitar pukul 10.30 Wita. Sesuai informasi kejadian, petugas pemadam kebakaran dibantu dengan kendaraan AWC Polda NTB melakukan pemadaman api.
"Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran dan Polda NTB, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.45 Wita," ujarnya.
Dari hasil pendataan lapangan, Majmuk memastikan tidak ada korban jiwa. Namun, pihak pemilik ruko memperkirakan kerugian mencapai Rp2 miliar.
Selain kerusakan bangunan akibat kebakaran, pemilik ruko juga mengalami kerugian dari ribuan dus berisi oli yang ikut terbakar.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026