Dompu (ANTARA) - Unggahan di media sosial menyebutkan seorang balita berusia sekitar satu tahun di Kabupaten Dompu meninggal dunia diduga akibat Campak, memicu perhatian publik dan kekhawatiran masyarakat setempat.
Informasi tersebut pertama kali beredar melalui akun Facebook milik Nadine Charolin. Hasil penelusuran ANTARA, unggahan tersebut dilakukan sejak Senin (30/3).
Dalam unggahannya, ia menyampaikan bahwa seorang anak berusia lebih dari satu tahun meninggal dunia di RSUD Dompu dan menyertakan foto suasana IGD yang dipenuhi para pasien.
"Innalillahiwainnailaihirojiun, campak telah merenggut nyawa anak berumur satu tahun lebih di RSUD Dompu," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Selain menyampaikan kabar duka, akun tersebut juga mengimbau para orang tua untuk tidak menganggap remeh penyakit campak dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala.
"Peringatan untuk kita semua, jangan pernah anggap sepele virus campak dan bila ada gejala campak langsung segera dibawa ke rumah sakit untuk penanganan yang lebih baik," tulisnya.
Unggahan tersebut mendapat respons luas dari warganet, dengan ratusan tanda suka, komentar, serta telah dibagikan lebih dari 200 kali hingga Selasa malam.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit maupun otoritas kesehatan setempat terkait penyebab pasti kematian balita tersebut, termasuk konfirmasi apakah kasus tersebut benar disebabkan oleh campak.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026