Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menargetkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di kota itu turun menjadi 4,40 persen atau 10.400 jiwa pada tahun 2027.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram HM Ramadhani di Mataram, Rabu, mengatakan TPT Kota Mataram pada tahun 2025 berada di angka 4,80 persen atau di atas nasional sebenar 4,74 persen dan provinsi.

"Namun jika kita lihat trennya, Kota Mataram menunjukkan penurunan yang konsisten dan cukup signifikan," katanya.

Pada tahun 2024 TPT di Kota Mataram tercatat 11.400 jiwa atau 4,85 persen, kemudian turun di angka 11.000 jiwa atau 4,80 persen pada tahun 2025, dan tahun 2027 ditargetkan turun menjadi 10.400 jiwa lebih.

"Dengan berbagai program pelatihan kerja dan wirausaha, tahun 2027 diharapkan TPT turun menjadi angka 4,40 persen," katanya.

Baca juga: Mataram terpilih jadi lokasi uji coba bansos digital

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Muzakir Walad, TPT Kota Mataram masih berada di atas nasional salah satunya dipicu karena Kota Mataram dianggap memiliki daya tarik atau magnet bagi pencari kerja karena pola urbanisasi, sementara ketersediaan ruang kerja di kota cenderung terbatas.

Karena itu untuk mengatasi persoalan tersebut, kata dia, Pemkot Mataram telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp22 miliar untuk program penanggulangan pengangguran.

"Fokus utama kebijakan itu di Dinsos, antara lain program pelatihan bagi perempuan kepala keluarga dan perempuan rawan sosial ekonomi," katanya.

Baca juga: Transformasi digital di Mataram diperkuat

Setelah pelatihan, kata dia, peserta mendapatkan bantuan peralatan kerja dan pendampingan bagi peserta pelatihan agar bisa mandiri secara ekonomi.

Pemkot Mataram juga melakukan pendataan detail berdasarkan by name by address untuk memastikan bantuan dan kebijakan tepat sasaran bagi warga memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Mataram.

Dengan berbagai langkah intervensi tersebut, lanjutnya, Pemkot Mataram berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru dan membekali masyarakat dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026