Lombok Timur (ANTARA) - Puluhan warga melakukan aksi penyegelan kantor Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (9/4).
Setelah pendemo dengan Kepala Desa Kerongkong H Abdul Muin tidak menemui kata sepakat. Meskipun telah di mediasi oleh Camat Suralaga Nurhilal dengan pihak aparat keamanan.
Massa aksi juga melakukan aksi pengumpulan tandatangan di atas kain putih sepanjang dua meter untuk menuntut Kades mundur dari jabatannya.
"Kami minta kades segera mundur dari jabatannya," kata para massa aksi dalam orasinya.
Baca juga: Polres Lomtim selidiki dugaan penimbunan gas elpiji 3 kilogram
Kapolsek Suralaga Iptu Lalu Marzoan saat dikonfirmasi membenarkan kalau kantor desa Kerongkong disegel oleh warga buntut dari aksi yang dilakukan puluhan massa.
"Memang betul kantor Desa Kerongkong disegel warga," tegasnya.
Baca juga: Pemkab Lombok Timur mengingatkan warga tetap jaga mangrove Desa Sugian
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lombok Timur Hambali saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan kalau kantor Desa Kerongkong disegel.
"Saya belum terima laporan kantor desa Kerongkong Disegel," ujarnya seraya mengatakan masalah hutang di masjid itu tidak ada kaitannya dengan Kades melainkan itu masalah pribadi.
Pewarta : Akhyar Rosidi/Dimyati
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026