Lombok Tengah, NTB (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai menyusun regulasi tata kelola objek wisata maupun desa wisata dalam rangka meningkatkan pelayanan hospitalitas bagi wisatawan.
"Kami sedang melakukan upgrade data tempat wisata termasuk pengelolaannya dalam rangka penyusunan regulasi tata kelola destinasi wisata," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah Lalu Muhamad Hatta di Lombok Tengah, NTB, Senin.
Ia mengatakan berdasarkan surat keputusan Bupati Lombok Tengah pada 2020, jumlah desa wisata di Lombok Tengah sebanyak 61 desa.
Namun, setelah dilakukan verifikasi dan validasi, jumlah desa wisata di Lombok Tengah yang masih berjalan itu sebanyak 34 desa wisata.
"Dalam asesmen itu, kami melibatkan semua pihak baik itu akademisi maupun tim percepatan pembangunan dalam rangka menunjang tata kelola desa wisata yang berkelanjutan," katanya.
Ia mengatakan pengembangan desa wisata maupun objek wisata itu tidak hanya dengan pembangunan fisik, namun dibutuhkan tata kelola yang baik, sehingga desa wisata itu tetap memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.
"Pengembangan itu harus tetap berkelanjutan, tidak hanya dengan membangun fisik. Namun, dibutuhkan inovasi dalam mengembangkan potensi wisata itu untuk peningkatan kunjungan wisatawan yang dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.
Baca juga: Cuaca cerah, Wisata di Mataram kembali ramai
Oleh karena itu, fokus pengembangan destinasi wisata tersebut saat ini pada pengelolaan dan peningkatan hospitalitas, sehingga wisatawan yang berkunjung bisa aman dan nyaman.
"Peningkatan hospitality yang diutamakan, sehingga kami mulai menyusun regulasi tata kelola destinasi tersebut," katanya.
Ia mencontohkan beberapa program pembangunan pengembangan objek wisata telah dibangun oleh pemerintah dan pengelolaan diserahkan kepada pemerintah desa.
Namun, fasilitas yang telah dibangun tidak bisa dimanfaatkan dengan baik dalam menunjang pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan.
Baca juga: Objek wisata di Mataram tetap buka saat libur tahun baru 2026
"Penting peningkatan sumber daya manusia (SDM) pengelola desa wisata dalam peningkatan pelayanan hospitality. Tidak hanya membangun fisik," katanya.
Beberapa desa wisata maupun objek wisata di Lombok Tengah yang bisa dikunjungi wisatawan saat ini di antaranya Air Terjun Benang Kelambu, Benang Stokel, Desa Wisata Tenun Sukarara, Desa Wisata Sade, Desa Wisata Ende, Desa Wisata kuliner Pasar Bambu Bonjeruk, Pasar Pancingan Bilebante, dan Desa Wisata Stanggor.
Selain itu, objek wisata di antaranya Pantai Tanjung Aan, Pantai Selong Belanak, Pantai Mawun, Pantai Kuta dan Pantai Semeti.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026