"Pak Casman bukan lagi kader Partai Hanura. Posisi Ketua DPC Hanura Kota Bima diisi oleh Amiruddin H. Muchtar. Dia ditetapkan sejak musyawarah cabang (Muscab) bulan Oktober 2025 waktu itu,"

Mataram (ANTARA) - Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Nusa Tenggara Barat, Ahmad Dahlan membantah isu tentang kader Partai Hanura Kota Bima pindah secara massal ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Ahmad Dahlan mengatakan, Mohammad Casman yang mengeklaim dirinya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kota Bima bukan lagi kader partai Hanura Kota Bima.

"Pak Casman bukan lagi kader Partai Hanura. Posisi Ketua DPC Hanura Kota Bima diisi oleh Amiruddin H. Muchtar. Dia ditetapkan sejak musyawarah cabang (Muscab) bulan Oktober 2025 waktu itu," tegasnya di Mataram, Senin.

Ia menilai klaim Casman yang menyebutkan dirinya sebagai Ketua DPC Hanura Kota Bima itu merupakan tindakan yang keliru. Casman tercatat tidak lagi aktif sebagai pengurus Partai Hanura sejak bulan Juli 2025. Saat itu, Casman diminta untuk melakukan Muscab Hanura Kota Bima tapi diabaikan.

"Jadi, waktu itu kita minta Casman menyelenggarakan rapat persiapan Muscab DPC Kota Bima. Pada saat dilakukan konfirmasi ke panitia Muscab, tidak direspon. Itu 2 minggu tidak ada respon balik untuk menyiapkan muscab," terang Leo sapaan akrabnya.

Menurutnya atas dasar itu, pimpinan Hanura NTB kemudian mengambil alih pelaksanaan muscab, sehingga pada pelaksanaan Muscab DPC Hanura Kota Bima yang digelar bulan Oktober 2025 menetapkan Amiruddin H. Muchtar yang merupakan anggota DPRD Kota Bima dua periode menjadi Ketua Hanura Kota Bima periode 2025-2030.

"Jadi, saya luruskan yang bersangkutan (Casman) sudah bukan lagi Ketua DPC Hanura Kota Bima. Pernyataan bersangkutan menyebut dirinya sebagai Ketua Hanura itu hak pribadi. Dan tidak lagi atas nama Partai Hanura," tegas Anggota DPRD NTB ini.

Leo menambahkan selama Casman menjadi Ketua Hanura Kota Bima sebelum digantikan oleh Amirudin H. Muchtar, partai Hanura terpantau mati suri. Seluruh pengurus ranting dan cabang tidak pernah diurus secara serius oleh Casman.

"Mati suri selama dipegang oleh Casman tidak pernah diurus dan Casman tidak ikut kontestasi Pileg 2024," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan pernyataan Casman yang menyebutkan 2.500 kader Hanura Kota Bima bakal eksodus ke PSI juga dibantah. Leo mengatakan, isu ribuan kader bakal pindah ke PSI hanya bentuk penggiringan isu yang dilakukan oleh Casman.

"Ini hanya penggiringan isu. Nyatanya ketua baru terus melakukan penguatan kader untuk memastikan amunisi Pileg 2029. Jadi, pernyataan itu hanya klaim pribadi, Ketua Hanura Kota Bima sekarang sudah menyiapkan kantor sekretariat, struktur partai sudah dibentuk. Semua lagi proses intinya," ucap anggota DPRD NTB Dapil VI Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu ini.

Oleh karena itu, ia merasa keberatan atas pernyataan Casman tersebut. Dia mengaku, seharusnya orang di luar Hanura tidak boleh menyampaikan hal yang kurang elok atas nama partai. Karena, Hanura Kota Bima saat ini juga sudah menyiapkan pengurus Hanura Kota Bima hingga tingkat ranting baik di Kota Bima hingga Kabupaten Bima.

"Kami pastikan Casman tidak lagi kader Hanura. Jadi kami juga sudah menargetkan jumlah kursi di Kota Bima bisa bertambah dari Pileg 2024 yang baru bisa mendapatkan 1 kursi. Kita target untuk 2029 ada penambahan kursi DPC Kota Bima," katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026