Mataram (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga menjelang gelaran event internasional di Kawasan Mandalika dengan menghadirkan mobile substation di Gardu Induk (GI) Kuta, Kabupaten Lombok Tengah.
"Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan responsif, khususnya dalam mendukung dua agenda internasional besar yakni GT World Challenge Asia 2026 dan MotoGP 2026 yang akan digelar di Sirkuit Mandalika," kata General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti.
Ia mengatakan mobile substation yang dioperasikan memiliki kapasitas sebesar 30 MVA, sehingga mampu menjadi back-up suplai listrik dalam skala besar apabila terjadi gangguan maupun saat dilakukan pemeliharaan pada transformator utama di gardu induk.
Peralatan itu juga menjadi satu-satunya di Nusa Tenggara Barat, sekaligus memperkuat sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN UIW NTB. Dengan keberadaan unit Mobile Substation ini, PLN memiliki fleksibilitas tinggi dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik, khususnya di titik-titik strategis seperti kawasan Mandalika.
Secara sistem, PLN UIW NTB saat ini mengelola 26 Gardu Induk yang tersebar di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat. Dengan kehadiran mobile substation, sistem kelistrikan memiliki lapisan pengaman tambahan yang dapat dioptimalkan untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik di tengah meningkatnya kebutuhan daya selama periode Idul Fitri dan penyelenggaraan event internasional.
Mobile Substation merupakan gardu induk bergerak yang memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat dipindahkan dan dioperasikan di berbagai lokasi gardu induk.
Baca juga: Tim WRT 32 start kelima di Imola
Peralatan tersebut berfungsi sebagai substitusi sementara apabila terjadi gangguan atau saat dilakukan pemeliharaan transformator, sehingga potensi padam dapat diminimalisir.
Berdasarkan data operasional PLN, beban puncak sistem kelistrikan NTB pada periode Idul Fitri mengalami peningkatan seiring tingginya mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata.
Oleh karena itu, kehadiran Mobile Substation menjadi solusi cepat (quick response) untuk menjaga stabilitas sistem tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat dan wisatawan.
Sri Heny juga menegaskan bahwa PLN telah menyiapkan berbagai langkah berbasis data dalam menjaga keandalan listrik selama periode siaga.
Baca juga: Aprilia mengevaluasi reliabilitas motor usai Ogura gagal finis di Amerika
"Kami memastikan kesiapan sistem kelistrikan melalui penguatan infrastruktur, termasuk pengoperasian mobile substation sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko. Dengan dukungan data beban dan pola konsumsi listrik, PLN dapat melakukan langkah antisipatif secara lebih presisi," ujarnya.
Menurutnya, kesiapan tersebut juga didukung oleh peningkatan kesiapsiagaan personel serta penguatan sistem monitoring secara real-time di seluruh unit operasional. Hal ini bertujuan agar setiap potensi gangguan dapat direspons dengan cepat dan terukur.
Melalui berbagai langkah tersebut, PLN UIW NTB optimistis dapat menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Momentum Idul Fitri tidak hanya menjadi waktu untuk berbagi kebahagiaan, tetapi juga menjadi bukti kehadiran PLN dalam menjaga terang bagi masyarakat serta mendukung suksesnya event internasional di Nusa Tenggara Barat.
Pewarta : Awaludin
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026