"Anggaran yang kami siapkan itu, fokus untuk mengganti seluruh atap pasar yang kondisinya saat ini sudah mengalami kerusakan parah,"

Mataram (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tahun 2026 telah  menyiapkan anggaran sebesar Rp900 juta untuk kegiatan revitalisasi pasar tradisional Cakranegara.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram H Irwan Harimansyah di Mataram, Selasa, mengatakan, kegiatan revitalisasi pasar tradisional Cakranegara tahun ini difokuskan pada bagian atap.

"Anggaran yang kami siapkan itu, fokus untuk mengganti seluruh atap pasar yang kondisinya saat ini sudah mengalami kerusakan parah," katanya. 

Perbaikan atap pasar tradisional tersebut dinilai mendesak karena saat musim hujan, kebocoran terjadi di hampir seluruh titik, bahkan air menggenang hingga ke lantai dasar.

Kondisi itu membuat para pedagang, terutama di lantai dua, memilih untuk meninggalkan lapak mereka dan beralih ke pasar-pasar lain di sekitarnya seperti Pasar Karang Seraye dan Pasar Sindu.

"Banyak pedagang kami yang lari, berhenti berjualan karena bocor. Karena saat  hujan yang terjadi bukan sekadar air turun, tapi banjir sampai ke bawah," katanya.

Menurutnya, jika melihat data penurunan jumlah pedagang akibat kondisi atap yang rusak cukup drastis. Dari semula sekitar 400-an pedagang, saat ini yang bertahan sekitar 50 persen. 

Oleh karena itu, revitalisasi atap Pasar Cakranegara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat diharapkan menjadi daya tarik agar para pedagang bersedia kembali berjualan di dalam pasar dengan jaminan kenyamanan dan kondisi bangunan yang tidak bocor lagi.

Irwan mengakui, selain perbaikan atap sebenarnya terdapat kebutuhan mendesak lainnya seperti perbaikan kios (los), dinding, dan pengecatan. Namun, karena keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, pemerintah saat ini memprioritaskan penanganan atap terlebih dahulu.

"Perbaikan atap kami prioritaskan, sedangkan untuk bagian lain bisa diusulkan anggaran bertahap," katanya.

Irwan menambahkan, proyek revitalisasi atap Pasar Cakranegara itu merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, anggaran yang dikucurkan sebesar Rp400 juta.

"Namun anggaran itu belum bisa mengakomodasi kebutuhan revitalisasi. Jadi khusus untuk kelanjutan penggantian atap secara keseluruhan kami siapkan tahun ini," katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026