Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak hanya berfungsi untuk memetakan kompetensi, namun juga mengasah kemampuan literasi dan integritas anak.
Ia menyampaikan pernyataan tersebut dalam kunjungannya meninjau pelaksanaan TKA di beberapa sekolah di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
“Mereka para murid merasakan perbedaan desain pertanyaan TKA yang menggunakan cerita lumayan panjang, sehingga harus membaca lebih hati-hati. Ini artinya kita sedang melatih kemampuan literasi murid-murid kita,” kata Fajar dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Kamis.
Kunjungannya kali itu menangkap sejauh mana kemampuan literasi murid atas beragam jenis soal yang harus diselesaikan. Oleh karena itu, Fajar berpesan agar para murid terbiasa membaca sejak dini dan menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup.
“Saya mendorong mereka untuk merutinkan membaca buku, mulai dari satu halaman sehari agar kemampuan literasi menjadi kebiasaan sehari-hari,” kata Fajar.
Baca juga: PJJ pendidikan menengah harapan baru tekan ATS
Pada kesempatan itu, ia juga berdialog dengan sejumlah warga sekolah yang menceritakan persiapan panjang mereka dalam menyukseskan pelaksanaan TKA.
Baca juga: PSSI mendapat dukungan Kemendikdasmen untuk pembinaan sepak bola
Fajar pun mengapresiasi integritas sekolah dalam menjaga kerahasiaan soal yang melibatkan proktor dan pengawas.
Ia mengatakan selain warga sekolah, keberadaan proktor dan pengawas juga memiliki andil dalam membangun integritas sejak dini.
Pewarta : Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026