Mataram (ANTARA) - Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian seluruh anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang selama lebih dari dua dekade terus hadir membantu masyarakat di masa-masa sulit.

"Karena itu, tema 'Tagana Selalu Ada di Setiap Bencana' sangat tepat dan menggambarkan dedikasi nyata Tagana sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana di Indonesia," katanya di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB, Rabu.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mataram saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tagana ke-22 Tingkat Provinsi NTB yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, Kota Mataram dan membacakan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf.

Dalam amanat tersebut ditegaskan Tagana merupakan garda terdepan negara dalam perlindungan sosial saat terjadi bencana. Tagara bukan sekadar relawan akan tetapi simbol kehadiran negara untuk rakyatnya.

"Tagana hadir paling cepat, bekerja paling keras, dan pulang paling akhir," katanya.

Wali Kota Mataram H Mohan Rolisakan bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tagana ke-22 tingkat Provinsi NTB yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, Kota Mataram, Rabu (13/05/2026). ANTARA/HO-Kominfo Mataram.

Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga menyampaikan harapan komando (commander wish) kepada seluruh anggota Tagana yakni, siaga tanpa kompromi, profesional dan terlatih, solid dan terintegrasi, berbasis data dan sistem, menjaga integritas, serta humanis dan penuh empati.

Selain itu, Tagana juga didorong untuk terus mendukung Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu program prioritas nasional dalam penguatan kesejahteraan sosial masyarakat.

Baca juga: Wali Kota Mataram minta OPD perketat pengawasan "day care"

Wali Kota Mataram juga mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan Tagana sebagai bagian dari potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS).

"Kalau Tagana kita kuat, maka masyarakat kita lebih tangguh," katanya.

Peringatan HUT Tagana ke-22 ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang cepat, tanggap, dan humanis demi terciptanya masyarakat yang aman, tangguh, dan berdaya.

Baca juga: Mataram tangani kemiskinan dengan pendekatan data dan wilayah

Wali kota menambahkan, kegiatan HUT Tagana tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas, kesiapsiagaan, serta semangat kemanusiaan dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelantikan 60 anggota Tim Satuan Tugas Kampung Siaga Bencana Andalan Ampenan sebagai bentuk penguatan kesiapsiagaan masyarakat serta komitmen bersama dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kota Mataram.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026