Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menjalin kolaborasi strategis dengan PT PLN (Persero) pusat, untuk memberikan pembinaan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pedagang kaki lima yang ada di wilayah pesisir Mataram.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Perinkop UKM) Kota Mataram Jemmy Nelwan di Mataram, Sabtu, mengatakan, rencana itu disampaikan langsung oleh tim PLN dari pusat yang melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perinkop UKM Kota Mataram.
"Pekan lalu, kami menerima tim dari PLN pusat yang menyampaikan ingin memberikan pelatihan bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) pesisir pantai yang berdekatan dengan infrastruktur PLN Mataram," katanya.
Terhadap rencana itu, Dinas Perinkop UKM Kota Mataram menyambut baik inisiatif tersebut dengan fokus utama program adalah pemberdayaan masyarakat di kawasan pesisir pantai.
Kota Mataram di pilih menjadi lokasi kolaborasi pelatihan UMKM dan PKL pesisir karena, tarikan setelah melihat aktivitas pembinaan yang dilakukan Dinas Perinkop terhadap UMKM selama ini.
Baca juga: Pemkot Mataram latih pertukangan logam kepada perajin
Kolaborasi itu, bertujuan untuk memberikan sentuhan inovasi dan peningkatan kapasitas bagi para pelaku usaha kecil guna meningkatkan kapasitas berusaha bagi para pelaku usaha.
Namun, pihak PLN pusat berencana menyiapkan berbagai program pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
"Prinsipnya, PLN siap untuk berkolaborasi bagaimana melanjutkan membina PKL maupun UMKM yang sudah dilaksanakan, terutama di pesisir pantai," katanya.
Baca juga: Pemkot Mataram: insentif PBB untuk hotel bisa langgar aturan
Terkait masalah waktu pelaksanaan, katanya, Dinas Perinkop UKM Kota Mataram menunggu jadwal dari pihak PLN, namun di targetkan paling lambat triwulan ke IV tahun 2026.
Sembari dengan itu, pihaknya juga segera melakukan persiapan terkait jenis pelatihan, target sasaran pelatihan, dan jumlah UMKM dan PKL yang akan diberikan pelatihan.
"Setelah pelatihan, pendampingan juga perlu dilakukan agar apa yang sudah didapat saat pelatihan bisa diimplementasikan di lapangan," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026