Jakarta (ANTARA) - Keputusan pelatih timnas Indonesia John Herdman mengandalkan sepenuhnya pemain domestik dalam Piala ASEAN 2026 berimplikasi strategis luas terhadap pengembangan timnas, kata PSSI dalam keterangan resminya pada Sabtu.
Pertama, memungkinkan Herdman membangun identitas taktis yang konsisten dan kohesif tanpa harus menyesuaikan dengan pemain-pemain diaspora yang memiliki gaya bermain berbeda.
Kedua, dengan memberikan kesempatan bermain di level internasional kepada pemain domestik, Herdman menciptakan lingkungan kompetitif di mana pemain lokal merasa dihargai dan memiliki peluang karier yang jelas. Ketiga, strategi ini sejalan dengan filosofi pembinaan jangka panjang yang telah Herdman terapkan sejak awal periode kepemimpinannya.
Dengan fokus pada pemain lokal, Herdman dapat membangun generasi pemain yang solid dan stabil, yang akan menjadi tulang punggung timnas Indonesia untuk beberapa tahun ke depan.
Baca juga: Thom, Witan, dan Marselino antusiasme setelah Indonesia hadir di FC 26
Menurut PSSI, dengan fokus pada pemain lokal, Herdman dapat mengalokasikan waktu dan sumber daya untuk membangun fondasi taktis yang kuat dalam jangka panjang, sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain berbasis di klub-klub Indonesia untuk menunjukkan kemampuannya di panggung internasional.
Pada Piala ASEAN 2026, Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Kamboja, Singapura, Vietnam, dan Brunei Darussalam/Timor Leste. Kamboja aka menjadi lawan pertama Garuda pada 27 Juli di Stadion Pakansari.
Baca juga: Timnas Indonesia resmi menghadirkan di FC 26 dan FC Mobile
Setelah itu, Indonesia akan tandang ke Brunei dan Timor Leste pada 31 Juli, lalu bermain lagi di Stadion Pakansariuntuk menghadapi Vietnam pada 3 Agustus, dan terakhir ke Singapura pada 7 Agustus.
Juara dan runner-up fase grup akan melaju ke semifinal. Indonesia memilih Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, untuk laga kandangnya pada babak ini.
Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026