Mataram (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menunggu Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mengungkap penyebab kematian mahasiswi Universitas Mataram Nadya Dwi Ramadhany alias NDR.

"Labfor belum ada hasil, kita masih menunggu," kata Kepala Polresta Mataram Komisaris Besar Polisi Hendro Purwoko di Mataram, Jumat.

Upaya lain dalam mengungkap penyebab kematian NDR di kamar indekosnya di wilayah Gomong, Kota Mataram, kepolisian juga menelusuri jejak barang bukti hasil temuan di lapangan.

Pencarian jejak juga masih mengarah pada pencarian telepon seluler dan kendaraan roda dua milik NDR yang diketahui tidak ada di lokasi kejadian.

Hendro mengakui bahwa penyelidikan penyebab mahasiswi yang dikabarkan meninggal dengan tidak wajar ini terbilang cukup panjang.

Kepolisian tidak dapat menarik kesimpulan hanya berbekal informasi lapangan atau secara subjektif. Melainkan, butuh bukti yang dapat menguatkan penyebab NDR tewas di kamar indekos.

"Karena itu, selain dari Puslabfor, kami juga melakukan serangkaian pemeriksaan saksi-saksi," ucapnya.

Dari catatan penyelidikan, kepolisian telah meminta keterangan 14 saksi, baik dari pihak keluarga, rekan hingga mantan pacar korban.

Upaya penelusuran bukti juga dilakukan melalui permintaan pendapat ahli maupun pemeriksaan rekaman kamera CCTV yang berada di sekitar indekos NDR.

"Nanti kalau sudah semuanya rampung, pasti kita akan ungkapkan," ujar dia.

Baca juga: Tersangka kekerasan seksual santri di NTB terungkap miliki medsos gay

Kepala Satreskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra sebelumnya menjelaskan barang yang menjadi bahan penelitian Puslabfor Mabes Polri ini berkaitan dengan hasil swab pada jasad NDR.

"Yang kami bawa itu hasil swab di tubuh korban," kata Made Dharma.

Mahasiswi asal Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, ini kali pertama ditemukan meninggal oleh sepupu bersama rekannya yang baru datang dari Jakarta pada Minggu malam (17/5).

Baca juga: Kejari Mataram perpanjang penahanan bule Prancis tersangka narkotika

Kedua saksi menemukan NDR sudah dalam keadaan terlentang kaku di dalam kamar indekos dengan posisi pintu terkunci.

Kasus kematian NDR ini sempat viral di jagat maya. Beragam dukungan pun datang dari berbagai kalangan dengan harapan kepolisian bisa segera mengungkap fakta sebenarnya dari kematian NDR.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026