Mataram (ANTARA) - Asosiasi Hotel Mataram (AHM), Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, okupansi hotel di Kota Mataram kini mulai mengalami peningkatan dengan tingkat hunian mencapai hingga 60 persen pada bulan Mei 2026.
"Pada bulan-bulan sebelumnya, okupansi hotel rata-rata di bawah 50 persen," kata Ketua AHM Made Adiyasa Kurniawan di Mataram, Jumat.
Menurut dia, peningkatan okupansi hotel pada bulan Mei tersebut salah satunya dipicu karena banyaknya libur dan cuti bersama baik saat Kenaikan Yesus, maupun saat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
"Saat long weekend bulan Mei, laporan teman-teman menyebutkan okupansi mereka naik signifikan hingga pada angka 60 persen," katanya.
AHM menilai, okupansi hotel yang mencapai 60 persen menjadi awal yang baik sehingga diharapkan pada bulan Juni dan Juli, okupansi hotel bisa terus meningkat karena adanya libur sekolah.
Namun demikian, akunya, 60 persen tingkat hunian hotel tersebut rata-rata merupakan wisatawan nusantara karena wisatawan asing bukan target utama hotel di Kota Mataram.
Karena itu penguatan kurs dolar yang terjadi saat ini, belum berdampak signifikan pada peningkatan okupansi hotel di Mataram yang menjadi ibu kota Provinsi NTB.
"Tapi kalau di resort, atau hotel di luar Mataram sekarang sedang ramai oleh kunjungan wisatawan mancanegara," katanya.
Kendati demikian, AHM optimis okupansi hotel di Mataram akan terus membaik dan meningkat dua bulan ke depan karena di bulan Juni libur sekolah tiba yang diprediksi biasa menggenjot okupansi kamar hotel di Mataram.
Baca juga: Dispar Mataram menuntas perbaiki fasilitas amphitheater Pantai Ampenan
Selain itu, ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 akan berlangsung di bulan Juli dengan lokasi utama di Kota Mataram. Ribuan peserta terdiri atas atlet dan ofisial dipastikan akan memenuhi kamar hotel.
"Bulan Juli 2026, terlihat bagus karena ada Porprov rencananya tanggal 15 sampai 25 Juli dan event Pocari Run. Semoga di bulan Juli, pengusaha hotel di Mataram bisa lebih semangat," katanya.
Dikatakan, berdasarkan koordinasi dan informasi yang diterima dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB tentang jumlah peserta Porprov 2026, Hotel di Kota Mataram dipastikan penuh terutama untuk hotel bintang tiga ke bawah.
Baca juga: Perkuat promosi pariwisata, puluhan buyer internasional jelajah Lombok
Bahkan, KONI menyebutkan hotel di Mataram sepertinya akan penuh sebab KONI saat ini mengaku masih kekurangan kamar untuk para atlet. "Sedangkan untuk hotel bintang empat dan lima, kemungkinan untuk tamu dan ofisial," katanya.
Adiyasa menambahkan, AHM beranggotakan 30 hotel dengan 2.800 lebih kamar terdiri dari hotel bintang 1 sampai bintang 4.
"Termasuk hotel yang baru beroperasi yakni Prime Plaza Hotel sudah bergabung dengan AHM. Semoga ajang olahraga dan libur sekolah dapat mendongkrak okupansi dua bulan ke depan," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026