"Kami berharap dapat meraih posisi tiga besar pada ajang MTQ tingkat Provinsi NTB 2026 ini,"
Lombok Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengirim 101 khafilah dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Lombok Tengah, pada 9-15 Juni 2026.
"Kami berharap dapat meraih posisi tiga besar pada ajang MTQ tingkat Provinsi NTB 2026 ini," kata Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat acara pelepasan khafilah di Lombok Timur, Minggu.
Persiapan yang mantap menjadi alasan Bupati Lombok Timur menaruh harapan kafilah Lombok Timur dapat meraih posisi tiga besar dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB tahun ini. Ia berharap ikhtiar yang dilakukan membuahkan keberkahan dan hasil yang baik.
“Dari laporan tadi itu InsyaAllah kesiapan dari para kafilah sudah betul-betul mantap. Kalau pada tahun lalu berada di peringat ke-7 dari 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat ini, mudah-mudahan pada tahun ini kita berada di tiga besar,” katanya.
Hal itu, disebut Bupati, selaras dengan peningkatan yang berhasil dilakukan Lombok Timur di semua sisi sebagai bagian dari perwujudan Lombok Timur Smart.
Karena itu seluruh kafilah diminta untuk tetap menjaga kesehatan selama mengikuti MTQ yang dipusatkan di Kabupaten Lombok Tengah.
"Saya berharap semua khafilah untuk menjaga nama daerah melalui sikap, sopan santun dan menaati aturan, termasuk menjaga kebersihan," katanya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada LPTQ Lombok Timur atas kerja keras, pembinaan, dan pelatihan yang diberikan, termasuk penyediaan fasilitas memadai bagi seluruh peserta.
"Kami akan menambahkan dana Rp 1 miliar bersumber dari dana insentif daerah," katanya.
Sebelumnya Ketua LPTQ Lombok Timur H Mohammad Juaini Taofik melaporkan kesiapan kafilah Lombok Timur menghadapi MTQ XXXI Tingkat provinsi NTB.
Sejalan dengan semangat selalu lebih baik dari waktu ke waktu, LPTQ telah menyelenggarakan pemusatan latihan secara daring sebanyak empat kali, dilanjutkan dengan pemusatan latihan secara luring dua tahap di Keruak dan Tetebatu.
"Untuk melatih mental seluruh peserta dilaksanakan uji publik dan simulasi akhir yang digelar di Kantor Bupati Lombok Timur," katanya.
Khafilah Lombok Timur terdiri dari 101 orang diantaranya 53 peserta, 15 pelatih, 3 petugas kesehatan dan 15 official.
Baca juga: Pemprov NTB memadukan syiar Islam dan budaya daerah saat pembukaan MTQ
Baca juga: Anggaran MTQ meningkat Provinsi NTB 2026 Rp2,5 miliar
Baca juga: Menjawab gugatan kaum puritan tentang hukum penyelenggaraan MTQ
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026