"Kami meraih penghargaan untuk kategori Creative Finance Award 2026 serta capaian penanganan tingkat pengangguran terbuka. Hadiah tersebut akan kami gunakan untuk membiayai sejumlah program prioritas,"
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, insentif sebesar Rp3 miliar yang diberikan pemerintah pusat sudah direncanakan untuk sejumlah program prioritas strategis daerah.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin, mengatakan, insentif itu diberikan melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merupakan bonus setelah Kota Mataram menerima penghargaan dalam ajang Malam Anugerah Apresiasi Pemerintah Daerah 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku 19 Mei 2026.
"Kami meraih penghargaan untuk kategori Creative Finance Award 2026 serta capaian penanganan tingkat pengangguran terbuka. Hadiah tersebut akan kami gunakan untuk membiayai sejumlah program prioritas," katanya.
Dikatakan, beberapa kegiatan prioritas yang akan dibiayai dari insentif tersebut antara lain pemagaran Tempat Pemakaman Umum (TPU) Harum yang baru di Kelurahan Monjok.
TPU HARUM itu segera digunakan untuk menjawab kekurangan lahan pemakaman di Kota Mataram. Dengan luas lahan sekitar 2 hektar diyakini dapat memenuhi kebutuhan pemakaman warga Kota Mataram beberapa puluh tahun ke depan.
"Seluruh arealnya akan kami pagari, agar TPU Harum bisa menjadi TPU yang tertata," katanya.
Selain itu, lanjutnya, pemanfaatan anggaran tersebut juga untuk penanganan sampah dengan menambah satu unit dump truk pengangkut sampah guna memperkuat kegiatan penanganan sampah di Kota Mataram.
Insentif tersebut juga akan digunakan untuk penyeragaman lapak pedagang kaki lima (PKL) eks Bandara Selaparang agar lapaknya bisa lebih rapi dan tertata.
Kebutuhan lain, lanjut wali kota, untuk melengkapi gudang obat milik Dinas Kesehatan di Lingkar Selatan. Pemkot menilai sektor kesehatan juga diperlukan karena dibutuhkan masyarakat.
Kemudian insentif itu juga untuk penambahan sarana bermain anak yang dinilai masih kurang di spot rekreasi keluarga yakni di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan.
"Peningkatan infrastruktur yang nilainya tidak terlalu besar turut dibiayai dari insentif itu antara lain untuk perbaikan drainase dan lainnya," katanya.
Wali kota mengatakan, dokumen rencana penggunaan anggaran sudah ditandatangani dan dikirim ke Kemendagri. Pemerintah daerah tidak diberikan waktu lama untuk mengirim dokumen rencana penggunaan anggaran.
"Rencana penggunaan insentif itu sudah kami kirim agar cepat disinkronkan dan segera kita gunakan," katanya.
Baca juga: Pemkot Mataram menyiapkan bonus umrah bagi juara MTQ
Baca juga: Mataram tangani kemiskinan dengan pendekatan data dan wilayah
Baca juga: Pemkot Mataram merancang formulasi pengawasan WFH
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026