Mataram, NTB (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan tambahan bus Trans Mataram gratis sebagai bentuk pelayanan publik dalam bidang transportasi umum.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram Zulkarwain di Mataram, NTB, Selasa, mengatakan bus Trans Mataram gratis yang disiapkan saat ini merupakan bus bantuan dari Kementerian Perhubungan.

"Sekarang kami sedang menyiapkan berbagai kelengkapan surat-surat kendaraan, kajian trayek, serta kebutuhan anggaran," katanya.

Pihaknya menargetkan bus Trans Mataram gratis tersebut bisa beroperasi akhir 2026 atau paling lambat awal 2027.

Dikatakan, dengan akan beroperasinya satu tambahan bus Trans Mataram gratis, maka ke depan total berjumlah tiga unit dengan kapasitas masing-masing 16 tempat duduk.

Penambahan bus gratis tersebut, karena dari hasil evaluasi selama uji coba, katanya, animo masyarakat Kota Mataram sangat positif.

"Bus tersebut selalu ramai diisi oleh para pelajar yang berangkat secara rombongan, serta ibu-ibu yang ingin pergi ke pasar maupun menghadiri acara pengajian," katanya.

Lebih jauh, Zulkarwin mengatakan Pemerintah Kota Mataram berkomitmen melanjutkan program bus gratis sebagai bentuk pelayanan publik, karena manfaat program itu dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Hingga saat ini, kami belum melakukan penarikan tarif sejak dicanangkan pada akhir November 2025," katanya.

Selain mempermudah mobilitas, program bus gratis dengan dua unit saat ini, disiapkan untuk mengatasi masalah kemacetan yang kian terasa di sejumlah titik di Kota Mataram, terutama pada jam sibuk.

Penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, masih mendominasi aktivitas harian warga. Kondisi itulah, yang mendorong pemerintah kota untuk menghadirkan sistem transportasi umum yang lebih menarik dan dapat diandalkan.

Baca juga: Dishub Mataram pertahankan titik retribusi parkir Jalan Mahoni

Untuk operasional, layanan bus gratis berlangsung enam hari yakni Senin hingga Sabtu.

Pada Senin-Kamis, bus beroperasi dalam dua sif yakni pukul 06.30-10.30 Wita dan pukul 13.00-15.00 Wita. Sedangkan, hari Jumat dan Sabtu hanya tersedia satu sif yakni pukul 06.30-12.00 Wita.

Adapun rute bus gratis meliputi Sangkareang, Jalan Gajah Mada, Kampus Muhammadiyah,Pasar Pagesangan, Kekalik, Mall Epicentrum, Kampus AMM, Kampus UIN, Islamic Center, Teras Udayana, hingga eks Bandara Selaparang.

Baca juga: Sebanyak 2.000 pelajar ikuti "Jakarta Road Safety Festival 2026"

Rute itu dipilih karena menghubungkan kawasan pendidikan, pusat perbelanjaan, ruang publik, dan area perkantoran yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di Kota Mataram.

Untuk memudahkan layanan bus gratis tersebut, Dishub menyediakan sistem pemantauan posisi bus melalui pemindaian barcode yang ditempatkan di beberapa lokasi strategis.

"Dengan pemindaian barcode itu, masyarakat dapat mengetahui perkiraan waktu tiba bus pada titik yang ditetapkan tanpa harus menunggu lama," katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026