"Okupansi hotel di Kota Praya hampir 100 persen,"

Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah menyatakan ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 31 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat 2026 dapat mendukung peningkatan okupansi akomodasi penginapan atau hotel di daerah setempat.

"Okupansi hotel di Kota Praya hampir 100 persen," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah Lalu Muhammad Hatta di Lombok Tengah, Selasa.

Ia mengatakan jumlah kafilah pada ajang MTQ tingkat provinsi NTB ini mencapai ratusan orang yang berasal dari 10 kabupaten/kota di antaranya Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Kota Mataram, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu serta Lombok Tengah selaku tuan rumah.

"Mereka ini rata-rata menginap nya di hotel dan homestay di Kota Praya," katanya.

"Artinya dari ratusan kamar penginapan di dalam kota Praya ini digunakan untuk para kafilah menginap," katanya.

Ia mengatakan meskipun salah satu venue MTQ tingkat provinsi NTB ini dilaksanakan di Sirkuit Mandalika, kafilah tidak ada yang menginap hotel Mandalika.

"Tidak ada yang menginap di wilayah Mandalika," katanya.

Pihaknya optimistis, tingkat okupansi akomodasi di dalam Kota Praya ini dapat terus meningkat, seiring pelaksanaan MTQ tersebut yang berlangsung hingga 15 Juni 2026.

"Ini data sementara, belum lagi kalau keluarga mereka datang langsung menyaksikan para kafilah tampil," katanya.

Sementara itu, Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya selaku Ketua Panitia MTQ tingkat provinsi NTB mengatakan MTQ ini merupakan syiar Islam dalam penguatan akhlak dan meningkatkan silaturahmi antar masyarakat di wilayah NTB.

""MTQ tingkat Provinsi NTB 202
6 ini diikuti 977 peserta dari 10 kabupaten/kota," katanya.

Ia mengatakan untuk venue MTQ tingkat Provinsi NTB 2026 ini tersebar di 8 titik di antaranya di Bencingan Masmirah, Masjid Agung, Gedung PKK, Gedung Poltekpar, Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah dan VIV Delax Sirkuit Mandalika.

"Lokasi kegiatan lomba dipusatkan di 8 titik," katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, keamanan dan kenyamanan dalam mensukseskan kegiatan MTQ tingkat Provinsi NTB di Lombok Tengah.

"Mari sukseskan kegiatan MTQ ini untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Baca juga: Dewan hakim MTQ tingkat Provinsi NTB harus jaga kepercayaan publik

Baca juga: Gubernur mendorong NTB menjadi pusat pengembangan Tilawatil Quran

Baca juga: Registrasi peserta MTQ Provinsi NTB gunakan sistem digital

 



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026