Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tengara Barat (NTB), mengingatkan jamaah haji yang sudah tiba di Tanah Air agar proaktif melakukan pengecekan kesehatan ketika ada indikasi gangguan kesehatan.

"Petugas kami di 11 puskesmas se-Kota Mataram siap melayani jamaah haji yang sudah pulang untuk melakukan cek kesehatan sebagai langkah antisipasi," kata Kepala Dinkes Kota Mataram Emirald Isfihan di Mataram, Kamis.

Menurutnya, untuk pemeriksaan kesehatan jamaah haji setelah pulang tidak seperti masa COVID-19, dengan karantina dan penurunan tim ke rumah-rumah jamaah setelah pulang.

Untuk pemeriksaan kesehatan jamaah haji setelah pulang tahun ini, Dinkes meminta partisipasi jamaah haji untuk datang ke layanan kesehatan terdekat ketika mengalami gangguan kesehatan.

"Namun jika ada jamaah yang tidak bisa datang ke puskesmas, petugas kami siap turun," katanya.

Emirald mengatakan terhadap jamaah haji Kelompok Terbang (kloter) 5 yang merupakan kloter utuh asal Kota Mataram sebanyak 392 orang dan tiba di Mataram pada Minggu petang (7/6/2026), sejauh ini belum ada keluhan serius.

Karena itu petugas puskesmas hanya melakukan edukasi dan mengingatkan jamaah setelah pulang untuk istirahat dan menjaga kesehatan agar tetap segar dan sehat walafiat sehingga bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Petugas puskesmas juga aktif melakukan komunikasi dengan jamaah melalui grup WhatsApp (WA) yang sudah ada sejak awal pemeriksaan kesehatan jamaah sebelum berangkat.

"Kalau penyakit batuk dan flu, itu memang sudah biasa terjadi karena masih beradaptasi dengan perubahan cuaca," katanya.

Baca juga: Dinkes imbau warga tingkatkan PHBS antisipasi penyakit musim dingin

Sebelumnya, kondisi kesehatan jamaah haji Kota Mataram saat tiba di Tanah Air mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kota Mataram, terutama pada jamaah lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi.

"Alhamdulillah, sebelum berangkat kami juga terus mengingatkan jamaah, begitu juga pada petugas agar memberikan perhatian dan layanan maksimal kepada jamaah terutama lansia dan risiko tinggi," katanya.

Baca juga: Dinkes NTB mengimbau warga waspadai Virus Hanta

Jamaah haji asal Kota Mataram tahun 2026 terbagi menjadi tiga kloter yakni Kloter 5, Kloter 10, dan Kloter ,15 dengan total peserta haji 2026 sekitar 809 orang.

Dari tiga kloter itu yang sudah tiba baru jamaah kloter 5, sedangkan Kloter 15 dijadwalkan tiba minggu ini, sedangkan Kloter 15 di jadwalkan minggu depan.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026