Bima (ANTARA) - Ketua STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima, Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si., membuka peluang beasiswa magister (S2) bagi kepala sekolah yang aktif mengikuti program kemitraan pendidikan yang dijalankan bersama Pemerintah Kabupaten Bima dan Program INOVASI NTB.
Komitmen tersebut disampaikan saat penutupan Workshop Kepemimpinan Satuan Pendidikan/Madrasah untuk Peningkatan Mutu Layanan yang Berkelanjutan yang berlangsung pada 9–11 Juni 2026 di Gedung Beradab STKIP Taman Siswa Bima, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima.
"Kami menyiapkan peluang beasiswa S2 bagi kepala sekolah yang telah mengikuti berbagai kegiatan pelatihan dalam program kemitraan pendidikan yang dilaksanakan di Kabupaten Bima," kata Ibnu Khaldun di hadapan peserta workshop.
Workshop tersebut diikuti 41 kepala sekolah dan madrasah dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Bima. Kegiatan diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima bersama Program INOVASI NTB sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan pendidikan di daerah.
Ibnu Khaldun mengatakan peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi guru, tetapi juga kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan budaya belajar yang berkelanjutan.
Menurut dia, berbagai pelatihan yang selama ini dilakukan perlu ditindaklanjuti dengan perubahan nyata di tingkat sekolah agar berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran.
"Perubahan sejati terjadi ketika sekolah merasa memiliki masalahnya sendiri, kepala sekolah hadir sebagai pemimpin pembelajaran, dan guru diberi ruang yang aman untuk bertumbuh," ujarnya.
Ia menilai kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menggerakkan transformasi pendidikan karena menjadi penghubung antara kebijakan, kebutuhan guru, dan perkembangan peserta didik di sekolah.
Karena itu, kata Doktor Ibnu, dukungan peningkatan kualifikasi akademik melalui program beasiswa menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pendidikan di Kabupaten Bima.
Baca juga: Waka Komisi X DPR menyalurkan 150 ribu bantuan PIP di NTB
Selain menawarkan peluang beasiswa, STKIP Taman Siswa Bima juga mendorong para kepala sekolah untuk membangun budaya refleksi dan evaluasi berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Menurutnya, keberhasilan kepemimpinan pendidikan tidak diukur dari banyaknya program yang dijalankan, melainkan dari konsistensi dalam menerapkan perubahan di lingkungan sekolah
"Mengubah refleksi menjadi rencana, rencana menjadi tindakan, dan tindakan menjadi kebiasaan merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi setiap satuan pendidikan," katanya.
Sementara itu, kegiatan workshop menghadirkan 10 fasilitator yang berasal dari unsur pengawas sekolah, kepala sekolah, pejabat Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, serta akademisi.
Baca juga: Seleksi program beasiswa mekanik untuk alat berat di Sumbawa Barat tetap transparan
Program tersebut merupakan bagian dari kemitraan pendidikan yang didukung Pemerintah Indonesia dan Australia melalui INOVASI NTB untuk memperkuat tata kelola sekolah dan meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.
Melalui penguatan kapasitas kepala sekolah, para pemangku kepentingan berharap transformasi pendidikan di Kabupaten Bima dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran di ruang kelas.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026