Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melibatkan lima klinik milik TNI/Polri sebagai upaya percepatan peningkatan cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada tahun 2026.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr. H. Emirald Isfihan di Mataram, Jumat, mengatakan kolaborasi tersebut dilakukan untuk mengejar target capaian CKG sebesar 46 persen atau menyasar sebanyak 208.204 jiwa dari total jumlah penduduk di kota setempat.
Ia mengatakan, target cakupan sebesar 46 persen itu merupakan capaian yang cukup besar karena dihitung dari jumlah penduduk Kota Mataram yakni sebanyak 452.400 jiwa pada tahun 2025 berdasarkan catatan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) NTB.
"Cakupan CKG di Kota Mataram, saat ini tercatat di bawah 10 persen yakni sekitar 9 persen atau sekitar 18.729 jiwa. Karena itu kami harus lakukan percepatan," katanya.
Sebagai langkah percepatan cakupan CKG, Dinkes Mataram melibatkan lima klinik dari institusi Polri. Lima klinik institusi tersebut antara lain, klinik Polda NTB, Polres, Klinik Angkatan Udara, dan Klinik Angkatan Laut, dan Klinik Angkatan Darat.
Selain itu, lanjutnya Dinkes juga telah mengeluarkan kebijakan untuk pelaksanaan CKG di ruang terbuka dengan sistem jemput bola. Misalnya, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, Udayana, dan ruang-ruang publik lainnya.
Baca juga: Dinkes Mataram: tak ada instruksi tes swab massal hantavirus
"Tahun 2026, kami 'keluar kandang' untuk berikan layanan CKG, sehingga tidak terpaku menunggu di fasilitas kesehatan puskesmas," katanya.
Selama ini, kata dia, cakupan CKG Kota Mataram berada di kisaran sembilan persen karena menggunakan pendekatan berbasis kunjungan, di mana masyarakat datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Baca juga: Dinkes Mataram mengingatkan jamaah proaktif cek kesehatan setelah pulang
Tapi mulai tahun ini, Dinkes membuka diri dan siap memberikan layanan di ruang publik, meskipun di ruang publik ada saja warga luar Kota Mataram yang ikut melakukan CKG.
"Kami sudah buat kebijakan, siapa pun boleh ikut layanan CKG. Itu menjadi bagian untuk mendukung menyukseskan program nasional," katanya.
Dia berharap, melalui langkah layanan CKG yang sudah disiapkan tersebut target 46 persen layanan CKG bagi warga Kota Mataram tahun 2026 bisa tercapai.
"Alhamdulillah, di 11 puskesmas se-Kota Mataram kini layanan CKG mencapai 100 jiwa per hari setiap puskesmas," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026