Mataram (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkapkan jamaah haji Embarkasi Lombok yang meninggal dunia selama musim haji 2026 kini bertambah menjadi 12 orang.

"Penambahan tersebut terjadi setelah seorang haji asal Kabupaten Bima yang tergabung dalam Kloter 4 meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB pada Kamis (11/6) kemarin," ungkap Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj NTB Lalu Amin di Mataram, Jumat.

Haji tersebut dirawat sejak 4 Juni 2026 dengan diagnosis suspek pneumonia. Setelah menjalani perawatan selama beberapa hari, akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Kamis pagi.

"Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ujarnya.

Baca juga: Sebanyak 393 haji Kloter 3 Lombok Barat tiba di Indonesia

Ia memastikan seluruh hak jamaah yang wafat akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami memastikan hak-hak jamaah yang wafat dapat dipenuhi dengan baik," ucapnya.

Baca juga: Jamaah haji Embarkasi Lombok dijadwalkan tiba 1 Juni 2026

Sebelumnya, sebanyak 11 orang haji asal NTB meninggal dunia di tanah suci. Jumlah tersebut terdiri tiga orang asal Kabupaten Bima, tiga orang asal Kabupaten Lombok Tengah, tiga orang asal Lombok Timur, dan dua orang asal Kabupaten Sumbawa.

"Dengan bertambahnya satu orang yang meninggal dunia di NTB, total jamaah haji asal NTB yang wafat selama musim haji 2026 kini mencapai 12 orang," katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026