Lombok Tengah (ANTARA) - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan TVRI Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar nonton bareng (nobar) "bola gembira" atau piala dunia 2026, secara gratis dalam rangka membuka peluang ekonomi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
"Kemeriahan piala dunia ini dapat dinikmati masyarakat secara gratis di The Mandalika melalui program nobar selama 16 hari penuh di Bazaar Mandalika, hingga 28 Juni 2026," kata General Manager The Mandalika Pari Wijaya di Mandalika, Minggu
Selain menghadirkan pengalaman menyaksikan ajang sepak bola terbesar dunia secara bersama-sama, kegiatan ini juga diharapkan bisa meningkatkan kunjungan dan aktivitas ekonomi di Bazaar Mandalika.
"Bazar ini menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan di kawasan," katanya.
Pari Wijaya mengatakan program nobar difokuskan pada pertandingan yang berlangsung pada pagi hingga siang hari, sehingga pengunjung dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih nyaman dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
"Penyelenggaraan nobar bola gembira ini merupakan bagian dari upaya ITDC menghadirkan aktivasi kawasan yang tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal," kata Pari Wijaya.
Baca juga: Musabaqah Tilawatil Quran NTB memasuki babak final
"Piala dunia adalah salah satu ajang olahraga paling bergengsi dan memiliki daya tarik yang sangat besar di seluruh dunia," katanya.
Melalui nobar ini, pihaknya ingin menghadirkan ruang berkumpul yang nyaman dan inklusif bagi masyarakat sekaligus mendorong meningkatnya aktivitas di Bazaar Mandalika.
"Kedatangan pengunjung selama penyelenggaraan nobar diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para tenant dan pelaku UMKM yang menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi kawasan," ujar Pari Wijaya.
Baca juga: Menjemput "mantra" Sembalun untuk Brang Ene
Ia menambahkan, Bazaar Mandalika saat ini telah berkembang menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat di area The Mandalika yang menghadirkan beragam pilihan kuliner, produk kreatif, serta ruang interaksi bagi wisatawan dan masyarakat lokal.
"Kami melihat momentum piala dunia ini sebagai kesempatan yang baik untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam aktivitas kawasan sekaligus memperluas peluang promosi bagi produk-produk lokal," kata Pari Wijaya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026