"Saya berharap agar event-event daerah terus diperbanyak dalam upaya pengembangan minat dan bakat masyarakat terhadap cabor judo,"

Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong pengembangan cabang olahraga (cabor) judo melalui event di daerah diperbanyak.

"Saya berharap agar event-event daerah terus diperbanyak dalam upaya pengembangan minat dan bakat masyarakat terhadap cabor judo," kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri saat membuka kejuaraan judo piala bupati 2026 di Lombok Tengah, Senin.

Bupati menekankan kepada para pengurus untuk terus melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang cabor judo ini, sehingga cabang olahraga tersebut bisa digemari masyarakat.

Ia juga menjanjikan bonus bagi para atlet yang sukses membawa pulang medali di Porprov NTB 2026.

"Apalagi jika mampu meraih juara di ajang PON mendatang, bonus nya dipastikan akan jauh lebih besar," katanya.

Bupati juga menekankan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk ikut terlibat dalam pengembangan olahraga di Lombok Tengah dengan memegang cabang-cabang olahraga.

"Jangan hanya jadi kepala dinas saja, tetapi juga perlu untuk menjadi pimpinan di cabang olahraga di Lombok Tengah," katanya.

Ketua panitia pelaksana Lalu Amrillah mengatakan kejuaraan ini diikuti oleh 40 peserta dan ini bentuk komitmen kuat Pengurus Cabang (Pengcab) persatuan judo seluruh Indonesia (PJSI) Lombok Tengah untuk memasyarakatkan olahraga bela diri asal Jepang tersebut. 

"Kejuaraan ini diikuti oleh perwakilan dari Kabupaten Bima, Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram," ujarnya.

Ajang ini dirancang khusus sebagai wadah uji coba (tryout) dan penyelarasan strategi bagi para pejudo sebelum berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB yang akan digelar pada 16–17 Juni 2026 di GOR Tastura.

Ketua Persatuan Seluruh Judo Indonesia Lombok Tengah Lalu Abdussahid menambahkan, bahwa selain mengukur peta kekuatan lawan dari luar daerah, kompetisi ini krusial untuk membangun ikatan emosional antar atlet. 

Ia optimis kejuaraan ini mampu mencetak atlet-atlet unggulan Lombok Tengah yang siap mendominasi perolehan medali di Porprov NTB mendatang.

"Kejuaraan lokal merupakan fondasi penting untuk menyongsong target yang lebih besar, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 atau yang akan bergulir dua tahun lagi," katanya.

Baca juga: Anak Medan menggetarkan matras para judo APG

Baca juga: Atlet Made Sastra Dharma tabung uang dari bonus SEA Games

Baca juga: Atlet Syerina targetkan tembus Olimpiade

 



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026