Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali membidik posisi sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) setelah sukses menyelenggarakan ajang serupa pada 2016, dan terus memperkuat syiar Al Quran di daerah tersebut.
"Kami menyimpan harapan besar suatu hari nanti NTB kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ Nasional sebagaimana pernah kami laksanakan pada 2016," kata Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dalam pernyataan di Mataram, Selasa.
Baca juga: Sukses Gelar MTQ XXXI di Loteng, Pemprov NTB bidik Tuan Rumah Tingkat Nasional
Indah mengatakan penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al Quran, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan serta membumikan nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci agama Islam di tingkat masyarakat.
Menurutnya, tuan rumah MTQ Nasional adalah bagian dari upaya untuk memperkuat syiar Islam dan meningkatkan citra daerah di tingkat nasional.
"Kami optimistis untuk kembali memboyong gelaran nasional ke tanah Siberut di masa mendatang," ucap Indah.
Pada 9-15 Juni 2026, Nusa Tenggara Barat menggelar MTQ XXXI tingkat provinsi yang berpusat di Kabupaten Lombok Tengah.
Ajang itu menjadi ruang memperkuat silaturahim, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memotivasi setiap daerah untuk terus melahirkan generasi Qurani yang unggul dan berprestasi.
Indah menilai kelancaran penyelenggaraan MTQ tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, termasuk aparat keamanan yang menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Baca juga: Musabaqah Tilawatil Quran NTB memasuki babak final
Ia berpesan para juara yang lahir dari MTQ XXXI memikul tanggung jawab sebagai duta Nusa Tenggara Barat dalam ajang MTQ tingkat nasional.
Pemerintah NTB mendorong pembinaan berkelanjutan melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk menjaga kualitas qari dan qariah daerah.
"Lombok Tengah tidak hanya menjadi lokasi, tetapi menjadi rumah besar persaudaraan Qurani bagi NTB," katanya.
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026