Sumbawa Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong gerakan ayah mengambil rapor anak (Gemar) dalam memperkuat ketahanan keluarga, mendukung terwujudnya generasi yang unggul, berkarakter dan berdaya saing.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat imbauan Bupati Sumbawa Barat tentang pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak (Gemar) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas) 2026," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa Barat Agus di Sumbawa Barat, Sabtu.

Ia mengatakan bahwa gerakan ayah mengambil rapor anak merupakan upaya untuk memperkuat peran ayah dalam proses pendidikan dan tumbuh kembang anak.

“Gerakan ini dilaksanakan dalam rangka membangun kedekatan emosional antara ayah dengan anak," katanya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dalam membangun kesadaran serta tanggung jawab ayah terhadap perkembangan pendidikan anaknya.

Menurutnya, selama ini masih ditemukan kondisi di mana sebagian ayah belum mengetahui secara utuh perkembangan akademik anak-anak mereka di sekolah.

"Karena itu, momentum pengambilan rapor secara langsung oleh ayah diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengetahui capaian belajar, potensi, maupun tantangan yang dihadapi anak selama mengikuti proses pendidikan," katanya.

Baca juga: Pemkab Sumbawa Barat mendukung perlindungan administrasi anak

“Melalui kegiatan ini, terbangun komunikasi dan hubungan psikologis yang lebih kuat antara ayah dan anak," katanya.

Ia mengatakan ayah dapat mengetahui bagaimana proses belajar anaknya di sekolah, memahami perkembangan akademiknya, sekaligus memberikan dukungan yang lebih baik bagi keberhasilan pendidikan anak.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa keterlibatan ayah dalam pendidikan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, motivasi belajar, serta kepercayaan diri anak.

Oleh karena itu, program gemar diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan budaya keterlibatan aktif ayah dalam mendampingi pendidikan anak secara berkelanjutan.

Baca juga: KRB jadi kompas menghadapi risiko bencana di Sumbawa Barat

“Melalui momen ini kami ingin membangun kedekatan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta meningkatkan kepedulian ayah terhadap masa depan anak-anaknya. Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu atau sekolah semata, tetapi juga membutuhkan peran aktif seorang ayah,” tegasnya.

Salah satu pelaksanaan kegiatan berlangsung di SMP Negeri 1 Taliwang, di mana para orang tua yang diwakili oleh ayah hadir langsung ke sekolah untuk menerima laporan hasil belajar anak mereka.

Sebelum pembagian rapor, para ayah dikumpulkan dalam satu ruangan untuk mendapatkan arahan dari pihak sekolah, kemudian wali kelas menyerahkan rapor masing-masing siswa kepada orang tua.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026