Mataram (ANTARA) - Pejabat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyatakan telah meningkatkan status penanganan kasus kematian mahasiswi berinisial NDR di kamar indekos dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
"Kami naikkan status penanganan-nya ke penyidikan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra di Mataram, Sabtu.
Meskipun telah naik ke tahap penyidikan, ia mengaku belum ada penetapan peran tersangka. Namun demikian, peningkatan status penanganan ini membuka ruang bagi penyidik kepolisian untuk menelusuri bukti adanya dugaan tindak pidana dari kasus kematian NDR.
Dharma pun turut memastikan bahwa status penanganan naik ke tahap penyidikan berdasarkan temuan alat bukti yang mengarah pada adanya dugaan tindak pidana.
Pada tahap penyelidikan, kepolisian telah meminta keterangan kepada sedikitnya 14 orang. Mereka berasal dari keluarga dan rekan korban, maupun tetangga kamar indekos.
Upaya penelusuran jejak korban sebelum ditemukan meninggal di kamar indekos wilayah Gomong, Kota Mataram, turut menjadi bahan penyelidikan.
Baca juga: Kejati NTB ajukan banding perkara Radiet terkait penerapan pidana
Penelusuran melalui rekaman CCTV sekitar indekos hingga melacak salah satu handphone dan kendaraan roda dua milik mahasiswi Universitas Mataram tersebut.
Langkah lain dalam mencari petunjuk adanya dugaan tindak pidana, kepolisian turut menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.
Atas adanya peningkatan status penanganan kasus ini, Dharma mengharapkan dukungan masyarakat dan mempercayakan kasus ini terungkap melalui penyelidikan dan penyidikan kepolisian.
"Semoga kami dapat segera mengungkap," ucapnya.
Baca juga: Terdakwa kasus kematian mahasiswi di Pantai Nipah-NTB divonis enam tahun
Mahasiswi asal Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat ini kali pertama ditemukan meninggal oleh sepupu bersama rekannya yang baru datang dari Jakarta pada Minggu malam, 17 Mei 2026.
Ketika itu, kedua saksi menemukan jenazah NDR sudah dalam keadaan terlentang kaku di dalam kamar indekos dengan posisi pintu terkunci.
Kasus kematian NDR ini sempat viral di jagat maya. Beragam dukungan pun kini datang dari berbagai kalangan, terutama pihak keluarga dengan harapan kepolisian bisa segera mengungkap fakta sebenarnya dari kematian NDR.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026