Mataram (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memperpanjang durasi waktu pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi dan afirmasi akibat aplikasi atau situs web mengalami gangguan teknis.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H Yusuf, di Mataram, Rabu, mengatakan, perpanjangan durasi waktu dilakukan untuk memastikan seluruh calon peserta didik tidak kehilangan kesempatan mendaftar akibat server yang tidak bisa diakses.
"Kami tidak melakukan penambahan hari pendaftaran, tapi kami memperpanjang durasi waktu pendaftaran. Jika SPMB dijadwalkan tutup sampai pukul 14.000 Wita, dengan adanya perpanjangan bisa ditutup pukul 19.00 Wita-22.00 Wita," katanya.
Hal tersebut disampaikan menyikapi keluhan para orang tua yang belum dapat mendaftarkan putra/putrinya ke sekolah tingkat SMP Negeri, karena terjadi gangguan aplikasi.
Baca juga: Disdik Mataram kaji ulang retribusi kantin sekolah
Kondisi itu tentu mengkhawatirkan para orang tua dan siswa karena hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran SMPB dari jalur prestasi dan afirmasi.
Terhadap kondisi itu, Yusuf berkomitmen tetap akan menuntaskan pendaftaran SPMB dari jalur prestasi dan afirmasi dengan memberikan tambahan durasi waktu pendaftaran.
Para petugas di setiap sekolah juga sudah diminta untuk lembur menyelesaikan tahapan pemasukan data-data siswa yang mendaftar.
Baca juga: Disdik Kota Mataram gabung sejumlah SD negeri untuk efisiensi
"Dari laporan sementara, data yang masuk sudah mencapai 80 persen. Sisanya, kami akan tuntaskan hari ini," katanya.
Untuk mengantisipasi hal serupa saat tahap pendaftaran SPMB jalur domisili yang dijadwalkan pada 29 Juni-1 Juli 2026, Disdik Kota Mataram akan menggelar rapat koordinasi dengan pihak ketiga aplikasi SPMB.
"Kami tidak ingin kasus ini terulang lagi. Apalagi untuk jalur domisili, pendaftarnya lebih banyak sehingga harus diantisipasi lebih awal," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026