"Pembangunan UPT mandiri dipastikan berjalan tahun ini. Data pendukung terkait potensi populasi ternak dan daya dukung pemerintah daerah sudah kami kirimkan ke kementerian,"
Dompu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memastikan pembangunan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Tambora segera direalisasikan pada tahun 2026 guna memperkuat pengembangan sektor peternakan di daerah tersebut.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Ilham, mengatakan proses pembentukan unit pelaksana teknis (UPT) mandiri itu saat ini terus berjalan setelah pemerintah daerah menyerahkan berbagai data pendukung yang diminta Kementerian Pertanian.
"Pembangunan UPT mandiri dipastikan berjalan tahun ini. Data pendukung terkait potensi populasi ternak dan daya dukung pemerintah daerah sudah kami kirimkan ke kementerian," katanya kepada ANTARA di Dompu, Kamis.
Menurut Ilham, Kementerian Pertanian melalui Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Denpasar sebelumnya meminta sejumlah data untuk mendukung penyusunan naskah urgensi pembentukan BPTU-HPT Tambora.
Data tersebut meliputi luas lahan padang penggembalaan dan kawasan peternakan per kecamatan, populasi ternak periode 2021-2025, data pemasukan dan pengeluaran ternak 2020-2025, produksi daging, sumber pakan ternak termasuk limbah pertanian, laporan tahunan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, keberadaan BPTU-HPT Tambora akan menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi peternakan Dompu yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra ternak di Nusa Tenggara Barat.
Selain memperkuat layanan pembibitan dan penyediaan hijauan pakan ternak, balai tersebut juga diharapkan mempercepat koordinasi program antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
"Sebelumnya, koordinasi administratif dan distribusi program harus melalui cabang di Bali. Dengan adanya UPT baru, koordinasi akan dilakukan secara mandiri dan langsung sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan efektif," ujarnya.
Rencana pembentukan BPTU-HPT Tambora mengemuka dalam audiensi Pemerintah Kabupaten Dompu yang dipimpin Bupati Dompu Bambang Firdaus dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian di Jakarta pada Februari 2026.
Ilham mengatakan Kabupaten Dompu menjadi perhatian pemerintah pusat karena memiliki kawasan pelepasan ternak yang luas, salah satunya di Doro Ncanga, serta didukung tren peningkatan populasi ternak dari tahun ke tahun.
Menurut dia, potensi tersebut membutuhkan dukungan kelembagaan yang lebih kuat dan terintegrasi untuk meningkatkan mutu bibit ternak, memperkuat ketersediaan pakan, serta mendukung pengembangan peternakan berkelanjutan.
"Melihat potensi dan perkembangan populasi ternak tersebut, Kementerian Pertanian mengupayakan pembentukan unit pelaksana teknis tersendiri bagi Kabupaten Dompu berupa Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak," katanya.
Ia optimistis pembentukan BPTU-HPT Tambora akan mempercepat akselerasi program peternakan sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani maupun peternak di Kabupaten Dompu.
"Kami optimistis bahwa adanya UPT mandiri ini akan membawa dampak besar bagi kesejahteraan petani dan peternak, khususnya di Kabupaten Dompu," ujarnya.
Baca juga: Tim visit Kementan-BUMN cek kesiapan lahan Pabrik Pakan Dompu
Baca juga: Hibah global FAO masuk Dompu, Peternakan didorong naik level
Baca juga: Perdana 107 sapi Dompu dipasok ke Jakarta jelang Idul Adha
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026