"Dengan semangat berkemajuan, UMMAT terus menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman, berakar pada nilai-nilai Islam, keilmuan, kemanusiaan, dan kebermanfaatan bagi bangsa,"
Kota Mataram (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Nusa Tenggara Barat (NTB), meneguhkan komitmennya sebagai kampus berkemajuan melalui penguatan kualitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat dalam Rapat Senat Terbuka Resepsi Milad ke-46 di Auditorium kampus tersebut, Kamis.
Rektor UMMAT Abdul Wahab mengatakan bertambahnya usia UMMAT harus dimaknai sebagai momentum refleksi, evaluasi, dan penguatan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing.
"Dengan semangat berkemajuan, UMMAT terus menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman, berakar pada nilai-nilai Islam, keilmuan, kemanusiaan, dan kebermanfaatan bagi bangsa," katanya dalam pidato Milad ke-46 UMMAT.
Menurut dia, milad bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mempertegas arah pengembangan perguruan tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta dakwah Islam berkemajuan.
Ia menegaskan UMMAT harus terus bergerak dan berbenah agar mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
"Milad ke-46 menjadi momentum bagi UMMAT untuk terus bergerak, berbenah, dan berkontribusi. UMMAT harus hadir sebagai kampus yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga melahirkan insan berilmu, berakhlak, inovatif, dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Rapat Senat Terbuka Milad ke-46 dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah dan pemangku kepentingan pendidikan tinggi, di antaranya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB, Dr. H. Falahuddin, M.Ag, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST. MT. IPU. ASEAN Eng., serta perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kualitas akademik, tata kelola perguruan tinggi, serta peran strategis UMMAT dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Pada momentum milad tersebut, UMMAT juga mencatatkan capaian akademik penting dengan pengukuhan Hijril Ismail sebagai Guru Besar Bidang Reading in English Language Teaching (ELT). Prosesi pengukuhan dipimpin Ketua Senat UMMAT Joni Safaat Adiansyah.
Selain itu, UMMAT memberikan penghargaan kepada program studi dengan capaian Science and Technology Index (SINTA) terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap produktivitas riset dan publikasi ilmiah.
Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UMMAT meraih peringkat pertama dengan skor SINTA 95.101. Posisi kedua ditempati Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Agama Islam dengan skor 88.204, sedangkan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan berada di peringkat ketiga dengan skor 88.203.
Penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, serta kontribusi akademik sivitas akademika dalam meningkatkan reputasi institusi.
Dalam agenda yang sama, UMMAT juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi dan para pemenang berbagai lomba Semarak Milad ke-46, mulai dari UMMAT Expo, Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Nasional, Musabaqah Tilawatil Quran, Lomba Kreativitas Mahasiswa, hingga kompetisi olahraga.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, UMMAT menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhumah Dr. Ima Rahmawati, S.ST. M.MT., sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya kepada institusi.
Baca juga: UMMAT kukuhkan guru besar saat Milad ke-46
Baca juga: Milad ke-46 UMMAT: Meneguhkan kampus berkemajuan sebagai pilar good governance dan transformasi administrasi negara
Baca juga: Milad ke-46, UMMAT salurkan ratusan paket sembako untuk warga di Lombok Barat
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026