Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencanangkan gerakan menanam cabai di halaman sekolah dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional.

"Gerakan tanam cabai di sekolah itu dimulai Juli 2026," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah Lalu Setiawan di Lombok Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan inovasi gerakan tanam cabai di area tanah kosong di sekolah itu dilaksanakan di semua sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) dalam rangka memberikan pembelajaran bagi peserta didik dan mengantisipasi kenaikan harga cabai yang terjadi setiap tahun.

Program ini merupakan kolaborasi dengan Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan atau kolaborasi organisasi perangkat daerah (OPD) dalam upaya mendukung ketahanan pangan atau ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat.

"Program ini menjadi kurikulum sekolah ke depannya," katanya.

Ia mengatakan untuk tahap pertama program ini dilaksanakan di sekolah di wilayah Kecamatan Praya dan Praya Tengah, setelah itu dikembangkan di 12 kecamatan di Lombok Tengah.

"Gerakan ini dilaksanakan secara bertahap," katanya.

Baca juga: Disdag: harga cabai di Mataram turun hingga dekati HAP

Ia mengatakan jenis tanaman cabai yang ditanam ini memiliki varietas yang sangat baik, sehingga ditanam langsung di tanah atau bukan menggunakan media tanam.

"Tanaman cabai ini bisa tumbuh 1 hingga 2 tahun. Untuk panen awal di umur 4 bulan," katanya.

Ia mengatakan untuk mendukung produksi gerakan ini, pihaknya melibatkan ahli tanaman cabai untuk memberikan pendampingan.

"Hasil produksi program ini siap ditampung championship cabai Indonesia," katanya.

Baca juga: Harga pangan hari ini, cabai rawit Rp73.000/kg, telur ayam Rp29.550/kg

Ia mengatakan melalui gerakan ini diharapkan harga cabai ke depan tetap stabil dan tidak lagi terjadi kenaikan harga yang dinilai memberatkannya masyarakat.

"Target luas tanam dalam gerakan ini bisa mencapai 40 hektare, karena melihat jumlah sekolah di Lombok Tengah ini hampir 600 sekolah," katanya.

Berdasarkan data tahun 2025 produksi cabai di Lombok Tengah mencapai 18.643 kuintal per tahun dengan luas panen 263 hektare.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026