Lombok Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap berkomitmen mempermudah proses investasi sesuai aturan untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi investor di daerah setempat.

"Iklim investasi di Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan tren positif," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lombok Timur Lalu Sosiawan Putraji di Lombok Timur, Senin.

Ia mengatakan pemerintah daerah mencatat sejumlah sektor strategis mulai dilirik oleh para investor baik itu lokal maupun mancanegara mulai dari pariwisata, industri, hingga kesehatan.

"Kami siap memberikan pendampingan sejak tahap perencanaan hingga realisasi investasi," katanya.

Ia mengatakan salah satu proyek besar yang tengah dipersiapkan datang dari Lombok Luxury Property. Investor berencana mengembangkan kawasan wisata di Pantai Sebui, Desa Sekaroh, dengan menghadirkan hotel berbintang empat dan lima sebagai destinasi unggulan.

"Saat ini investor masih berada pada tahap penyusunan master plan, studi kelayakan, serta dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal)," katanya.

Ia mengatakan meskipun investasi tersebut belum konstruksi, pemerintah daerah menyambut baik dan siap memfasilitasi seluruh proses perizinan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam undang-undang.

“Kami membuka ruang investasi seluas-luasnya. DPMPTSP wajib memberikan pendampingan kepada investor agar rencana investasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Selain pariwisata, peluang investasi juga terbuka di sektor industri, perikanan, serta pengembangan potensi lokal berbasis masyarakat, sehingga pemerintah daerah mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut berinvestasi.

Di sektor kesehatan, geliat investasi terlihat dengan hadirnya fasilitas swasta seperti Medica Klinik di Sembalun. 

"Kehadiran fasilitas itu diharapkan menjawab kebutuhan layanan kesehatan dan mendukung kawasan wisata yang berkembang," katanya.

Sosiawan menilai pertumbuhan investasi kesehatan penting untuk kolaborasi pemerintah-swasta dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Terkait capaian, realisasi investasi di Lombok Timur saat ini tercatat mendekati Rp100 miliar. Angka tersebut belum termasuk proyek Sekaroh yang masih tahap persiapan.

“Proyek itu diperkirakan nilainya dapat melampaui Rp100 miliar apabila seluruh rencana pembangunan terealisasi,” jelasnya.

Ia optimistis tren investasi akan terus naik seiring terbuka peluang usaha dan kemudahan pelayanan.

"Masuknya investasi kita harapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026