"Kami telah mengambil langkah tersebut untuk antisipasi agar masyarakat tidak terbebani. Kami sudah minta bantuan kepada Pak Menteri Sosial,"

Lombok Timur (ANTARA) - Bupati Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Haerul Warisin mengatakan pemerintah daerah telah mengusulkan bantuan kepada pemerintah pusat terkait dengan rencana kenaikan iuran kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Kami telah mengambil langkah tersebut untuk antisipasi agar masyarakat tidak terbebani. Kami sudah minta bantuan kepada Pak Menteri Sosial," kata Haerul Warisin di Lombok Timur, Senin.

Selain meminta bantuan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah juga telah mengajukan permohonan bantuan kepada Gubernur NTB. 

“Tak hanya ke pemerintah pusat, kami juga minta kepada Pak Gubernur karena masyarakat yang akan dibiayai masyarakat beliau juga. Alhamdulillah beliau sudah janji untuk memberikan bantuan itu,” katanya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur siap menghadapi dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan dari sisi anggaran. 

“Berbicara persoalan anggaran kami masih aman. Dan kami siap dengan segala cara. Salah satu cara meminta bantuan ke gubernur, sehingga kekurangan dapat tertutupi," katanya.

Ia berharap dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi, kenaikan iuran BPJS Kesehatan tidak memberatkan masyarakat Lombok Timur, khususnya peserta mandiri dan penerima bantuan.

Pemerintah daerah saat ini masih menunggu kepastian besaran bantuan yang akan diberikan, sembari menyiapkan skema pengalokasian anggaran untuk menutupi selisih iuran.

"Kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat," katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026