Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menetapkan target pertumbuhan ekonomi tahun 2026 sebesar 6,03 persen yang sudah tertuang dalam rencana tahunan Kota Mataram.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram Lalu Bramantyo Ganeru, di Mataram, Senin, mengatakan, target pertumbuhan ekonomi tahun 2026 itu lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Mataram tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kota Mataram di angka 5,44 persen," katanya.
Menurutnya, target 6,03 persen disebut tidak berlebihan, karena mengacu dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mataram, target pertumbuhan ekonomi sampai tahun 2030 di angka 8 persen.
Target yang ditetapkan itu tentunya menjadi perhatian, sebab Kota Mataram cukup berani menaikkan pertumbuhan ekonomi di tengah perekonomian masyarakat yang cenderung lesu.
Terkait dengan itu, untuk mencapai target tersebut Kota Mataram mengandalkan sektor perdagangan dan jasa untuk memacu pertumbuhan ekonomi sebab pertumbuhan ekonomi tidak semata mengandalkan program yang dibiayai APBD.
"Industri dan keuangan, jika itu bergerak maka pertumbuhan ekonomi akan cukup tinggi," katanya pula.
Sementara untuk dukungan dari APBD, katanya lagi, pemerintah daerah fokus menyusun stimulan yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
Salah satunya pengerjaan proyek fisik yang bersumber dari APBD bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Misalnya dari pengerjaan lanjutan Kantor Wali Kota Mataram diharapkan bisa menyerap tenaga kerja, dan sektor-sektor lainnya.
Baca juga: Pemkot Mataram menyerahkan bantuan alat pembuat kue guna kemandirian UKM
"Sektor industri keuangan, perdagangan dan konstruksi punya andil besar untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di Kota Mataram. Selain itu, dukungan dari pusat untuk sektor ini," katanya lagi.
Kepala BPS Kota Mataram Reza Moh Nugraha sebelumnya mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi Kota Mataram mencatat pertumbuhan yang positif karena angka pertumbuhan ekonomi Kota Mataram tahun 2025 di angka 5,43 persen.
"Angka itu naik signifikan sebesar 1,31 poin dari 4,12 persen di tahun 2024," katanya.
Baca juga: Pemkot Mataram dukung gerakan "Ayah Wajib Hadir"
Menurut Reza, pertumbuhan ekonomi Kota Mataram pada tahun 2025 didongkrak oleh 4 sub kategori terbesar sumber pertumbuhannya terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) sebesar 5,43 persen di tahun 2025.
Empat sub tersebut meliputi, perdagangan besar dan eceran bukan mobil/motor 1,32 persen, jasa perantara keuangan sebesar 1,19 persen, konstruksi 0,72 persen dan industri makanan minuman sebesar 0,58 persen.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026